URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Sebanyak 80 pasien RS dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa dipindahkan ke ruangan yang lebih aman menyusul rentetan gempa yang terjadi sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ruang Perawatan Retak, 80 Pasien RS dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa Dievakuasi

Ruang Perawatan Retak, 80 Pasien RS dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa Dievakuasi

Ruang Perawatan Retak, 80 Pasien RS dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa Dievakuasi

Featured Image

UNGARAN – Gempa yang terjadi sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari di Ambarawa Kabupaten Semarang dan sekitarnya membuat sejumlah fasilitas umum mengambil langkah antisipasi. Salah satunya adalah Rumah Sakit dr. Gunawan Mangunkusumo (RSGM) Ambarawa. Rumah sakit milik pemerintah daerah itu melaksanakan evakuasi terhadap puluhan pasien yang dirawat di lantai dua.

Direktur Utama (Dirut) RSGM Ambarawa Hasti Wulandari menerangkan pihaknya khawatir akibat getaran gempa semakin lama semakin sering. Oleh karena itu segera dilakukan evakuasi pasien.

“Pasien yang dirawat di lantai dua segera kami evakuasi ke lantai satu pada Sabtu kemarin. Terlebih frekuensi getaran semakin sering, beberapa bagian ruangan yang terbuat dari kaca sangat terasa,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021).

Disampaikan Hasti, total pasien yang dipindahkan ada 80 orang. Semuanya merupakan pasien rawat jalan di lantai dua. Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang untuk mendirikan tenda darurat di halaman rumah sakit.

“Rata-rata merupakan pasien perawatan ibu bersalin di ruang Bugenvil. Dari 80 pasien, 8 diantaranya dibolehkan pulang sedangkan 72 sisanya dievakuasi. Lalu 2 orang pasien Covid-19 kami evakuasi ke Rumah Sakit dr. Gondo Suwarno Ungaran,” urainya.

Ditanya mengenai dampak gempa, Hasti mengatakan tidak terlalu signifikan pada bangunan fisik.

“Sebenarnya kerusakan hanya retakan kecil di beberapa bagian dinding lantai dua dan pilar ruang kantor bidang sarana prasarana. Hari ini kami akan konsultasi dengan DPU untuk mohon petunjuk apakah perlu renovasi atau tidak,” kata dia.

Sementara Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menyampaikan jenis gempa yang terjadi di Ambarawa dan sekitarnya adalah swarm.

“Hasil koordinasi dengan BMKG, gempa swarm ini memang memiliki magnitudo kecil yakni di bawah 4 skala richter cuma intensitasnya memang sering,” ungkapnya.

Ditambahkan Heru, berdasarkan laporan yang masuk hingga hari ini terdapat 33 rumah yang mengalami keretakan pada bagian dinding.

“Retaknya kecil, semacam retak rambut bukan retakan bengkah. Kalau struktur bangunan kuat, insyaAllah aman,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved