URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Rupiah Tresno Budoyo 2025 di Radjawali Cultural Center, Semarang, bertema “Dua Abad Perang Jawa: Menghidupkan Martabat, Meneguhkan Kemandirian”. Dipimpin Rahmat Dwisaputra, acara ini memadukan edukasi ekonomi digital, literasi keuangan, dan pelestarian budaya untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rupiah Tresno Budoyo 2025: Sinergi Digital dan Budaya untuk Indonesia Maju

Rupiah Tresno Budoyo 2025: Sinergi Digital dan Budaya untuk Indonesia Maju

Rupiah Tresno Budoyo 2025: Sinergi Digital dan Budaya untuk Indonesia Maju

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
featured-img

Semarang, 1 November 2025 — Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah kembali menghadirkan perayaan tahunan Rupiah Tresno Budoyo dengan semangat baru. Mengusung tema “Dua Abad Perang Jawa: Menghidupkan Martabat, Meneguhkan Kemandirian”, acara yang digelar di Radjawali Cultural Center, Semarang ini menjadi panggung perpaduan antara digitalisasi ekonomi dan pelestarian budaya.

Kegiatan ini tak sekadar hiburan budaya, namun juga menjadi sarana edukasi publik mengenai sistem pembayaran non tunai dan pentingnya literasi keuangan digital di era modern. Rupiah Tresno Budoyo merupakan bentuk dukungan nyata Bank Indonesia Jawa Tengah terhadap program nasional Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) yang digagas oleh Kantor Pusat Bank Indonesia, sebagai langkah memperkuat sinergi dan inovasi ekonomi digital di seluruh daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menyampaikan bahwa acara ini menjadi ajang apresiasi bagi seluruh mitra strategis yang berkontribusi dalam memperluas ekosistem digital di Jawa Tengah. Menurut Rahmat, perkembangan transaksi digital di provinsi ini menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga Agustus 2025, terdapat lebih dari 4,1 juta merchant QRIS, meningkat 21,44% dibanding tahun sebelumnya, menempatkan Jawa Tengah di posisi keempat nasional.

Dari sisi pengguna, jumlahnya telah mencapai 7,98 juta orang, naik hampir 355 ribu pengguna dibanding tahun lalu dan menjadi peringkat ketiga tertinggi di Indonesia. Volume transaksi QRIS juga melesat hingga 553 juta transaksi, dengan nilai mencapai Rp77,39 miliar, tumbuh lebih dari dua kali lipat dari target tahunan. Selain itu, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) juga terus menguat dengan capaian indeks 96,5%, mempertahankan status Jawa Tengah sebagai Pemda “Digital”.

“Capaian ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak melalui beragam program inovatif,” ujar Rahmat. Beberapa di antaranya meliputi perluasan QRIS Society LPG Channel untuk digitalisasi pembayaran pangkalan LPG, penerapan pembayaran digital di destinasi wisata unggulan seperti Borobudur, Lawang Sewu, dan Karimunjawa, serta kerja sama peningkatan literasi Rupiah dan sistem pembayaran non tunai bersama pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas komitmennya dalam mendorong digitalisasi ekonomi sekaligus melestarikan nilai budaya lokal. Ia menegaskan, kegiatan seperti Rupiah Tresno Budoyo membuktikan bahwa budaya dapat berjalan beriringan dengan inovasi ekonomi digital, menjadi bagian penting dari sektor ekonomi kreatif daerah.

Foto: Dokumen

Dengan tema besar yang terinspirasi dari semangat perjuangan Pangeran Diponegoro, acara ini mengajak masyarakat untuk meneladani nilai kemandirian dan integritas dalam membangun kedaulatan ekonomi nasional. Semangat tersebut selaras dengan arah kebijakan Bank Indonesia dalam memperkuat Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan memperluas jangkauan QRIS Cross Border ke berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Jepang.

Sebagai puncak perayaan, digelar pertunjukan spektakuler bertajuk “Opera Orchestra Diponegoro”, kolaborasi antara seniman tradisi Jawa Tengah dan musisi muda. Pagelaran ini memadukan unsur tari, teater, gamelan kontemporer, dan orkestra modern untuk menggambarkan heroisme Diponegoro dalam format yang segar dan kreatif.

Melalui Rupiah Tresno Budoyo 2025, Bank Indonesia Jawa Tengah berharap digitalisasi ekonomi dapat terus melaju tanpa meninggalkan akar budaya bangsa — mewujudkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia maju.

BACA JUGA :

CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Gedung Bank Indonesia Pusat
BI Kejutkan Pasar, BI-Rate Naik Jadi 5,50 Persen demi Perkuat Rupiah
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%
Hasil Pantauan BI Jateng Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Hasil Pantauan BI Jateng: Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak 500 kilogram beras dari Bulog habis terjual dalam 20 menit, sementara panitia membatasi pembelian setiap item agar distribusi merata dan membantu menekan kenaikan harga pangan.
Ratusan Warga Salatiga Serbu Operasi Pasar di Kawasan Kridanggo
Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak...
Menyoal Subsidi BBM Saatnya Alihkan ke Transportasi Publik
Menyoal Subsidi BBM: Saatnya Alihkan ke Transportasi Publik
Akademisi Djoko Setijowarno menilai subsidi BBM dalam APBN masih belum tepat sasaran karena mayoritas dinikmati pemilik kendaraan pribadi. Dalam kajiannya, Djoko mendorong pemerintah mempercepat pembangunan...
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Sebanyak 24 knalpot brong hasil razia Polres Salatiga akan dijadikan monumen edukasi di SMKN 3 Salatiga untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Peluncuran program...
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 295 pesepakbola muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti seleksi tim U-17 Soekarno Cup 2026 di Stadion Kridanggo, Salatiga, Sabtu (13/6/2026). Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Dolfie...
15 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11
15 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 07.00–11.00 WIB dengan tinggi muka air...

POPULER

Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved