URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

SALUT Salatiga Hadir Permudah Layanan Pendidikan Tinggi, Padukan Teknologi dan kemanusiaan

SALUT Salatiga Hadir Permudah Layanan Pendidikan Tinggi, Padukan Teknologi dan kemanusiaan

SALUT Salatiga Hadir Permudah Layanan Pendidikan Tinggi, Padukan Teknologi dan kemanusiaan

Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) hadir sebagai fasilitas Universitas Terbuka (UT) untuk mempermudah akses layanan pendidikan tinggi berbasis teknologi dan kemanusiaan. Program ini dikelola oleh UT, perguruan tinggi negeri dengan sistem pembelajaran jarak jauh, dan dijalankan melalui kerjasama UT Surakarta dengan SALUT Salatiga
Foto dok IST
Pengelola SALUT Salatiga, Arienta Dwi Putra jalin kerjasama dengan UT Surakarta 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) hadir sebagai fasilitas UT yang bertujuan mempermudah akses layanan pendidikan tinggi, memadukan teknologi, dan kemanusiaan. UT, perguruan tinggi negeri berbasis pembelajaran jarak jauh dengan dukungan teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), memungkinkan mahasiswa belajar tanpa tatap muka dengan dosen.

Perluasan jangkauan UT terwujud dalam kegiatan Pemantapan dan Penjalinan Kerjasama UT Daerah dengan SALUT Salatiga yang dilaksanakan di The Sunan Hotel Solo, Rabu (20/11) siang.

Pengelola SALUT Salatiga, Arienta Dwi Putra mengatakan, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan UT Surakarta sejak 2014 lalu melalui mekanisme Kelompok Belajar (Pokjar). Saat ini, kata dia, UT Salatiga sedang dalam proses penandatanganan kerjasama dan akan dimantabkan dengan mekanisme SALUT.

“Selama ini sebelum menjadi salut, kelompok belajar ini (pokjar) memiliki keterbatasan mengelola administrasi perkuliahan sehingga harus tetap diolah UT di Surakarta. Tapi dengan transformasi menjadi SALUT, layanan administrasi menjadi lebih cepat dan efisien juga lebih fleksibel serta mudah memberikan layanan ke mahasiswa,” terangnya.

Arienta menjelaskan, nantinya tugas Kepala Salut yakni mengoordinasikan manajemen SALUT, melakukan koordinasi dengan UT Surakarta secara periodik, juga memberikan edukasi publik mengenai Universitas Terbuka.

“Jadi nantinya, SALUT Salatiga akan lebih mudah dalam pelayanan administrasi kepada para mahasiswa. Sebagai satu-satunya pengelola di Salatiga, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para mahasiswa dan menjadi kepanjangan tangan UT Surakarta dalam memperkenalkan UT di wilayah Kota Salatiga dan Sekitarnya,” pungkas Arienta.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan