KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sambut Tahun Baru Islam, Ratusan Peserta Ikuti Pawai Taaruf Sebagai Wujud Toleransi Beragama di Kota Salatiga

Sambut Tahun Baru Islam, Ratusan Peserta Ikuti Pawai Taaruf Sebagai Wujud Toleransi Beragama di Kota Salatiga

Sambut Tahun Baru Islam, Ratusan Peserta Ikuti Pawai Taaruf Sebagai Wujud Toleransi Beragama di Kota Salatiga

Salah satu peserta pawai Taaruf, Anggun Talita Aqilasha asal MI Almahmud Kumpulrejo 01 Salatiga, saat beraksi.

Sedikitnya 87 peserta grub dari TK/RA, SD/MI sampai masyarakat umum yang ada di Kota Salatiga ikuti pawai Taaruf dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1444 H, sabtu 30 Juli 2022.

Rute pawai kali ini mulai dari Jl. Adi Sucipto, Jl. Langensuko sampai Jl. Kartini Kota Salatiga.
Dari pantauan Rasika FM di lapangan, para peserta pawai ini terlihat berantusias dengan memakai pakaian dengan berbagai atribut unik serta ada yang membawa miniatur Kabbah.

Kepala Kemenag Kota Salatiga, Taufiqur Rahman mengatakan bahwa pawai taaruf ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun.

Dalam pawai taaruf tahun ini mengambil tema Muharram Karnival Moderasi Beragama Salatiga Satu Jua.

“Jadi kegiatan pawai taaruf ini juga dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Salatiga yang ke 1272,” kata Taufiqur Rahman kepada media .

Pawai taaruf ini, dirinya mengaku sebagai syiar dalam rangka memasuki bulan Muharram.

“Ada beberapa dimensi yang pertama sebagai syiar dalam rangka memasuki bulan Muharram,ini dalam rangka nguri-uri budaya di Kota Salatiga karena ini sudah berlangsung bertahun-tahun serta sebagai wujud moderasi beragama juga,” imbuhnya.

Tidak hanya itu saja, pawai taaruf ini juga sebagai wujud toleransi beragama di Kota Salatiga.

“Alhamdulillah, siswa siswi yang ikut pawai ini tidak mengenal agamanya apa terlibat dalam kegiatan Muharram Karnival Moderasi Beragama Salatiga Satu Jua,” paparnya.

Semua yang ikut dalam pawai taaruf tidak memandang suku, budaya dan semua menyatu dalam kegiatan ini.

Taufiqur Rahman menambahkan kegiatan ini memiliki perbedaan dengan tahun lalu.

Salah satu grup karnaval

“Perbedaannya adalah karena kita sudah dua tahun tidak menggelar kegiatan seperti ini menjadikan para peserta serta masyarakat yang ikut antusiasnya luar biasa,” katanya.

“Ini nantinya kita akan menilai masing-masing perwakilan pawai untuk memperebutkan juara,” terangnya.

Ia berharap kegiatan hari ini bisa dipublikasikan bahwa di Kota Salatiga memiliki lokal wisdom berupa pawai taaruf setiap memasuki bulan Muharram.

Sementara itu, Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi mengatakan pawai ini merupakan panggung ekspresi sekaligus kolaborasi. Menurutnya yang paling menarik ialah kostum dari daur ulang sampah.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang