URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aturan terkait masuk tempat wisata yang wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi, Polres Semarang mendirikan sentra vaksinasi on the weekend yang berlokasi di Taman Bunga Celosia Bandungan Kabupaten Semarang, Minggu (17/10/2021).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sasar Wisatawan, Polres Semarang Laksanakan Vaksinasi On The Weekend

Sasar Wisatawan, Polres Semarang Laksanakan Vaksinasi On The Weekend

Sasar Wisatawan, Polres Semarang Laksanakan Vaksinasi On The Weekend

featured-img

UNGARAN – Aturan terkait masuk tempat wisata yang wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi, Polres Semarang mendirikan sentra vaksinasi on the weekend yang berlokasi di Taman Bunga Celosia Bandungan Kabupaten Semarang, Minggu (17/10/2021).

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA menuturkan kegiatan itu untuk mempermudah masyarakat dalam menerima vaksinasi tahap 1 maupun tahap 2.

“Kami laksanakan vaksinasi on the weekend di tempat wisata dengan target 300 dosis untuk masyarakat umum Kabupaten Semarang maupun dari luar,” ujar Yovan.

Dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang melalui Puskesmas Bandungan diharapkan masyarakat segera bisa mendapatkan layanan vaksinasi.

“Kami permudah karena saat ini aturannya mau masuk tempat wisata harus menunjukkan sertifikat vaksinasi. Bagi yang belum, bisa kami layani sehingga bisa menikmati liburan di akhir pekan,” kata dia.

Yovan menambahkan selama tempat wisata dibuka, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Turunnya level PPKM bukan berarti turun juga disiplin prokesnya. Covid-19 masih membayangi kita, sehingga patuh prokes adalah harga mati,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga