URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah video viral di media sosial menampilkan seorang laki-laki berkumis tebal bernama Satria Arta Kumbara tengah menangis meminta dipulangkan ke Indonesia. Satria diketahui merupakan tentara bayaran Rusia asal Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Satria Arta Kumbara, Tentara Bayaran Rusia yang Minta Dipulangkan ke Indonesia Adalah Alumni SMK dr. Tjipto Ambarawa

Satria Arta Kumbara, Tentara Bayaran Rusia yang Minta Dipulangkan ke Indonesia Adalah Alumni SMK dr. Tjipto Ambarawa

Satria Arta Kumbara, Tentara Bayaran Rusia yang Minta Dipulangkan ke Indonesia Adalah Alumni SMK dr. Tjipto Ambarawa

Tangkapan layar video Satria Arta Kumbara dari akun TikTok pribadinya saat meminta pulang ke tanah air. Foto: IST
Tangkapan layar video Satria Arta Kumbara dari akun TikTok pribadinya saat meminta pulang ke tanah air. Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah video yang menampilkan sesosok laki-laki berkumis tebal sedang ‘merengek’ untuk dipulangkan ke Indonesia viral di media sosial. Diketahui sosok itu adalah Satria Arta Kumbara, seorang tentara bayaran Rusia yang berasal dari Indonesia, tepatnya Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Satria juga tercatat sebagai mantan prajurit TNI Angkatan Laut yang kemudian diberhentikan dari dinas militer. Ia merupakan alumni SMK Dokter Tjipto Ambarawa angkatan tahun 2004/2005.

Kepala SMK Dokter Tjipto Ambarawa, Budi Raharjo, membenarkan bahwa Satria adalah salah satu alumni sekolah tersebut. Ia merupakan lulusan jurusan otomotif.

“Dia memang alumni SMK Dokter Tjipto Ambarawa. Saat itu saya belum menjabat kepala sekolah, jadi tidak mengenal secara langsung. Tapi berdasarkan data dan keterangan dari guru-guru yang pernah mengajar, memang betul dia pernah sekolah di sini,” ujar Budi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/7/2025).

Menurut Budi, selama di sekolah, Satria dikenal sebagai siswa yang biasa saja dan tidak terlalu menonjol, baik dari segi akademik maupun organisasi.

“Karakter anaknya biasa-biasa saja. Tidak banyak tingkah, juga tidak mencolok prestasinya. Tapi memang, kadang justru anak-anak seperti ini setelah lulus bisa punya kiprah yang tak terduga di masyarakat,” tambahnya.

Pihak sekolah sendiri cukup terkejut saat mengetahui bahwa salah satu alumninya kini menjadi tentara bayaran. Budi mengatakan bahwa sekolah tidak pernah menduga arah kehidupan Satria akan sedemikian ekstrem.

“Kami tidak menyangka. Biasanya alumni kami bekerja di dunia teknik, industri otomotif, atau menjadi wirausaha. Tapi kalau sampai jadi tentara bayaran di luar negeri, tentu ini di luar dugaan kami,” ungkapnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga enggan memberikan keterangan resmi kepada publik. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga