KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Satria Arta Kumbara, Tentara Bayaran Rusia yang Minta Dipulangkan ke Indonesia Adalah Alumni SMK dr. Tjipto Ambarawa

Satria Arta Kumbara, Tentara Bayaran Rusia yang Minta Dipulangkan ke Indonesia Adalah Alumni SMK dr. Tjipto Ambarawa

Satria Arta Kumbara, Tentara Bayaran Rusia yang Minta Dipulangkan ke Indonesia Adalah Alumni SMK dr. Tjipto Ambarawa

Tangkapan layar video Satria Arta Kumbara dari akun TikTok pribadinya saat meminta pulang ke tanah air. Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah video yang menampilkan sesosok laki-laki berkumis tebal sedang ‘merengek’ untuk dipulangkan ke Indonesia viral di media sosial. Diketahui sosok itu adalah Satria Arta Kumbara, seorang tentara bayaran Rusia yang berasal dari Indonesia, tepatnya Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Satria juga tercatat sebagai mantan prajurit TNI Angkatan Laut yang kemudian diberhentikan dari dinas militer. Ia merupakan alumni SMK Dokter Tjipto Ambarawa angkatan tahun 2004/2005.

Kepala SMK Dokter Tjipto Ambarawa, Budi Raharjo, membenarkan bahwa Satria adalah salah satu alumni sekolah tersebut. Ia merupakan lulusan jurusan otomotif.

“Dia memang alumni SMK Dokter Tjipto Ambarawa. Saat itu saya belum menjabat kepala sekolah, jadi tidak mengenal secara langsung. Tapi berdasarkan data dan keterangan dari guru-guru yang pernah mengajar, memang betul dia pernah sekolah di sini,” ujar Budi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/7/2025).

Menurut Budi, selama di sekolah, Satria dikenal sebagai siswa yang biasa saja dan tidak terlalu menonjol, baik dari segi akademik maupun organisasi.

“Karakter anaknya biasa-biasa saja. Tidak banyak tingkah, juga tidak mencolok prestasinya. Tapi memang, kadang justru anak-anak seperti ini setelah lulus bisa punya kiprah yang tak terduga di masyarakat,” tambahnya.

Pihak sekolah sendiri cukup terkejut saat mengetahui bahwa salah satu alumninya kini menjadi tentara bayaran. Budi mengatakan bahwa sekolah tidak pernah menduga arah kehidupan Satria akan sedemikian ekstrem.

“Kami tidak menyangka. Biasanya alumni kami bekerja di dunia teknik, industri otomotif, atau menjadi wirausaha. Tapi kalau sampai jadi tentara bayaran di luar negeri, tentu ini di luar dugaan kami,” ungkapnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga enggan memberikan keterangan resmi kepada publik. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
28 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Hujan Lebat
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
[pekok2]