URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
SDN Gedanganak 03 Ungaran meraih 14 gelar juara, termasuk 5 juara pertama, dalam Lomba MAPSI tingkat Kecamatan Ungaran Timur di SDN Susukan 01 pada Sabtu (30/8/2025). Prestasi ini tercapai berkat kerja keras siswa, guru, dan dukungan orang tua. Para juara akan melanjutkan ke tingkat Kabupaten pada 24 September 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

SDN Gedanganak 03 Ungaran Borong 14 Gelar Juara MAPSI 2025

SDN Gedanganak 03 Ungaran Borong 14 Gelar Juara MAPSI 2025

SDN Gedanganak 03 Ungaran Borong 14 Gelar Juara MAPSI 2025

featured-img

‎UNGARAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SDN Gedanganak 03 Ungaran. Dalam ajang Lomba Mata Pelajaran Pendidikan‎Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kecamatan Ungaran Timur, ‎sekolah ini berhasil meraih 14 gelar juara, termasuk 5 juara pertama diberbagai kategori lomba.

‎Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025, di SDN Susukan 01, ‎diikuti oleh puluhan SD negeri dan swasta se-Kecamatan Ungaran Timur.

‎Dalam persaingan yang ketat, para siswa SDN Gedanganak 03 menunjukkan ‎kemampuan terbaik mereka di bidang agama, seni, dan praktik ibadah.

‎Prestasi Tertinggi – Juara 1

‎Kategori Putri:
‎1.Cerita Islami
‎2.Macapat
‎3.TIKI (Teknologi Informasi dan KomunikasiIslami)

‎Kategori Putra:
‎4.Sholat & Wudhu
‎5.TIKI (Teknologi Informasi dan KomunikasiIslami)

‎Rekap Lengkap Prestasi SDN Gedanganak 03 – MAPSI 2025

‎Kategori Putri:
‎●Juara 1: Cerita Islami, Macapat, TIKI
‎●Juara 2: Hifzil Qur’an, Tilawah, Khat
‎●Juara 3: Rebana, Pengetahuan PAI & BTQ, Sholat & Wudhu, Kaligrafi

‎Kategori Putra:
‎●Juara 1: Sholat & Wudhu, TIKI
‎●Juara 3: Cerita Islami, Hifzil Qur’an

‎Kepala SD Negeri Gedanganak 03, Siti Khikmah, menyampaikan apresiasi ‎yang tinggi kepada seluruh siswa, guru, dan orang tua atas kerja sama dan ‎semangat yang luar biasa.

‎“Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan bimbingan para guru, serta dukungan penuh dari para orang tua. Kami sangat bangga dan bersyukur ‎atas pencapaian para siswa,” ujarnya.

‎Setelah sukses di tingkat kecamatan, para peraih juara dari SDN Gedanganak ‎03 akan melanjutkan perjuangan ke tingkat Kabupaten, yang dijadwalkan ‎berlangsung pada 24 September 2025 di Kecamatan Getasan.

‎Prestasi ini tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga menunjukkan keberhasilan dalam membina karakter siswa melalui pendidikan agama dan seni Islami. SDN Gedanganak 03 terus berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan kreatif. (ben)

BACA JUGA :

Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon