URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pembukaan pendaftaran penjaringan untuk Pilkada di Kota Salatiga telah memunculkan sejumlah nama bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota. Hingga Selasa (7/5/2024), tiga calon telah mengambil formulir dari DPD Partai Nasdem Kota Salatiga, yaitu Sri Wahyuni, Thomas Suyanto, dan Erik Ucok Hindratmo. Sementara itu, Hartoko Budhiono dan Sinoeng Rachmadi juga berkomunikasi untuk mengambil formulir.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sejumlah Bakal Calon Wali Kota Salatiga Mulai Bermunculan, Pasca Parpol Lakukan Penjaringan

Sejumlah Bakal Calon Wali Kota Salatiga Mulai Bermunculan, Pasca Parpol Lakukan Penjaringan

Sejumlah Bakal Calon Wali Kota Salatiga Mulai Bermunculan, Pasca Parpol Lakukan Penjaringan

Foto dok IST
Sri Wahyuni saat mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota di DPC PKB Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Nama-nama bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Salatiga kini mulai bermunculan seiring pembukaan pendaftaran penjaringan untuk Pilkada oleh partai politik. Dari DPD Partai Nasdem Kota Salatiga, hingga Selasa (7/5/2024) sudah ada tiga pendaftar yang mengambil formulir. “Mereka baru mengambil formulir, belum ada yang mengembalikan, yakni Sri Wahyuni, Thomas Suyanto, Erik Ucok Hindratmo,” kata Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Salatiga Noviana Dian Hastuti.

“Meski begitu, ada juga yang berkomunikasi akan mengambil formulir pendaftaran di Partai Nasdem, yakni Hartoko Budhiono dan Sinoeng Rachmadi. Kita masih menunggu kepastiannya. Ada juga Dandan Febri Herdiana, tapi kemungkinan mendaftar melalui DPD Nasdem Jawa Tengah,” lanjut Novi.

Novi mengungkapkan, untuk pengambilan formulir bisa diwakilkan oleh utusan dari calon. Namun untuk pengembalian, harus calon yang bersangkutan datang sendiri ke kantor DPD Nasdem Salatiga.

“Waktunya hanya sampai besok, karena tanggal 9 Mei nama pendaftar harus dikirim ke DPD Nasdem Jawa Tengah untuk verifikasi,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Salatiga Arya Rahmantika mengatakan, ada tiga orang yang mengambil formulir. Di antaranya, Luqman Hakim, Sri Wahyuni, dan Erikda Ucok Hindratmo. “Untuk Luqman, sudah beres semua persyaratan, Sri Wahyuni data sudah terinput, dan Ucok baru secara online,” ungkapnya.

Arya mengatakan, setelah tahapan pendaftaran, para bakal calon yang sudah mendaftar akan diajak bertemu dengan Ketua Umun DPP PKB Muhaimin Iskandar pada akhir Mei 2024.

“Setelah itu mereka akan mendapat rekomendasi tahap I, setelah melalui Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK), sehingga calon bisa membawa dan memakai nama PKB saat sosialisasi dan konsolidasi,” jelasnya.

“Selama proses tersebut, bakal calon akan dimonitor kualitas dan surveinya, dan terbit rekomendasi tahap 2 untuk pendaftaran ke KPU sebagai calon yang sah,” kata Arya. Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan pendaftaran bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota dimulai 8 Mei hingga 8 Juni 2024.

“Pendaftaran bersifat terbuka, siapa saja yang merasa mau dan mampu dipersilakan mendaftar ke kantor DPC Partai Gerindra Salatiga,” ujarnya.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved