URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sekolah Ingatkan Siswa Bijak Dalam Bermedia Sosial di Masa PJJ

Sekolah Ingatkan Siswa Bijak Dalam Bermedia Sosial di Masa PJJ

Sekolah Ingatkan Siswa Bijak Dalam Bermedia Sosial di Masa PJJ

featured-img
Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan mengingatkan kepada siswa untuk Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ ini agar menggunakan gadget dengan bijak.

Getasan, RASIKA FM – Senin (12/7), SMPIT Izzatul Islam Getasan melaksanakan kegiatan pembukaan tahun pelajaran baru 2021/2022 secara virtual. Para siswa termasuk guru dan karyawan mengikuti acara tersebut. Untuk siswa mengikuti dari rumah masing-masing sedangkan guru dan karyawan mengikuti dari sekolah dengan laptop atau gadgetnya masing-masing.

Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan dalam sambutannya mengingatkan kepada siswa untuk bijak dalam bermedia sosial. Ia meminta kepada siswa untuk bertanggungjawab menggunakan fasilitas gadget dan pulsa dari orang tua hanya untuk belajar. Bukan untuk main game online apalagi mengakses situs yang negatif.

“Di masa Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ ini dimana anak-anak akan sering menggunakan gadget yang terhubung dengan internet. Saya mengingatkan kepada seluruh siswa agar amanah dan bertanggungjawab menggunakan fasilitas tersebut untuk belajar. Bukan untuk bermain game online yang menghabiskan pulsa. Apalagi untuk mengakses konten-konten negatif yang tidak bermanfaat,” kata Muniroh.

Ia juga mengingatkan siswa tentang pentingnya menjadi siswa yang berkarakter mulia di masa PJJ. Oleh karenanya, sekolah akan melakukan evaluasi harian kepada siswa mengenai pembiasaan islami melalui grup whatsapp. Setiap siswa akan didampingi intensif oleh guru yang memantau pelaksanaan ibadah siswa di rumah. Siswa melaporkan secara berkala pelaksanaan ibadah, belajar, membantu orang tua, dan aktivitas lainnya yang dilakukan di rumah.

Indana Zulfa, salah satu siswa baru SMPIT Izzatul Islam mengaku tetap bersyukur dan menikmati kegiatan pembelajaran secara virtual dari rumah. Ia menyadari karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Pertimbangan pemerintah tentang kesehatan dan keselamatan siswa patut didukung. Namun, ia berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Ia mengaku tetap lebih suka mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Ya, Alhamdulillah, kami tetap merasakan enjoy mengikuti pembukaan pembelajaran di SMPIT Izzatul Islam meskipun dilaksanakan secara daring. Memang kondisi covid-19 masih meningkat. Kita harus selalu menjaga kesehatan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Saya berharap kondisi ini segera berakhir dan pembelajaran bisa dilaksanakan tatap muka di sekolah,” kata Indana siswa baru lulusan SD di Jakarta ini .(rief)

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved