URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Amanda Arifah, warga Desa Wringin Putih, Kabupaten Semarang, merasakan kemudahan dalam proses kehamilan hingga melahirkan anak ketiganya berkat keikutsertaannya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Peristiwa ini berlangsung saat ia menjalani perawatan di RSUD dr. Gondo Suwarno. Pada masa kehamilan dan persalinan yang dialaminya baru-baru ini, Amanda mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa pungutan biaya tambahan dan merasakan tidak ada perbedaan perlakuan dengan pasien umum. I

Mbak Google

KABAR RASIKA

Selama Masa Kehamilan Hingga Melahirkan Lega Karena Tercover oleh JKN

Selama Masa Kehamilan Hingga Melahirkan Lega Karena Tercover oleh JKN

Selama Masa Kehamilan Hingga Melahirkan Lega Karena Tercover oleh JKN

Foto: Dok. BPJS
Foto: Dok. BPJS
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Amanda Arifah (29), warga Desa Wringin Putih, Kabupaten Semarang merasakan berbagai kemudahan melahirkan putri ketiganya sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saat ditemui petugas BPJS SATU di ruang rawat inap RSUD dr. Gondo Suwarno, Amanda menceritakan bagaimana ia mendapatkan pelayanan Kesehatan saat sejak dirinya dalam masa kehamilan hingga proses kelahiran putrinya.

“Selama masa kehamilan saya memeriksakan kehamilan saya secara rutin di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar. Saya berbagai kemudahan saat memeriksakan kehamilan saya secara rutin, bahkan saya tidak pernah diminta adanya iur biaya tambahan,” ucap Amanda

Ditemani sang suami, Amanda merasa sangat bahagia atas kelahiran buah harinya. Ia mengungkapkan rasa bersyukur saa proses persalinannya lancer dan sang buah hati terlahir dengan selamat, sehat tanpa kurang satu apapun. Bahkan ia juga mengungkapkan pelayanan yang ia rasakan saat memeriksakan kandungannya hingga proses melahirkan sangat baik.

“Pelayanan yang saya terima baik di FKTP, maupun di rumah sakit sangat baik. Saya tidak merasakan adanya perbedaan antara pasien umum dengan peserta Program JKN. Saya sungguh sangat bersyukur dengan hadirnya Program JKN saat ini,” ujar Amanda.

Amanda juga menceritakan dengan hadirnya Program JKN, dirinya beserta suami saat ini tidak perlu lagi memikirkan biaya berobat selama masa kehamilan hingga proses melahirkan, mengingat saat ini dirinya sudah memiliki tiga anak yang masih membutuhkan biaya untuk keperluan pendidikan.

“Sebagai peserta Program JKN, saya beserta keluarga terdaftar sebagai peserta dari segmen pekerja bukan penerima upah. Setiap bulan kami membayarkan secara rutin iuran Program JKN, dan kami merasakan manfaat yang luar biasa dari program ini. Selain untuk memeriksakan kehamilan, terkadang jaminan kesehatan inipun kami gunakan untuk berobat di FKTP ketika anak-anak saya membutuhkan pelayanan kesehatan. Tidak dipungkiri di usia-usia anak saya pasti sering sekali membutuhkan pelayanan kesehatan dengan pemeriksaan yang ringan, seperti demam, flu dan batuk,” ungkap Amanda.

Sebagai tenaga pendidik, Amanda mengungkapkan bahwa Program JKN terus berupaya memberikan berbagai kemudahan dalam pengurusan administrasi. Salah satu yang ia rasakan adalah dengan hadirnya Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya di era yang serba mudah saat ini banyak fitur-fitur di Aplikasi Mobile JKN yang dapat dimanfaatkan dan dirasakannya manfaatnya dalam mengakses pelayanan kesehatan.

“Selama saya menjalani kehamilan, pasti ada kalanya suasana hati atau keadaan emosi yang naik turun ketika harus mengantri di FKTP. Saya sangat terbantu dengan adanya fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN. Dengan memanfaatkan fitur antrean online, saya bisa memperkirakan harus mendatangi FKTP untuk memeriksakan kandungan saya,” tutur Amanda.

Selain mengucapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran Program JKN, Amanda pun menyampaikan pesannya kepada semua Masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta Program JKN agar segera mendaftarkan dirinya beserta keluarganya selagi masih sehat. Dengan menjadi peserta JKN aktif, Masyarakat bisa dengan mudah mengakses layanan kesehatan kapan pun saat diperlukan dan dibutuhkan. Terlebih, kita tidak tahu kapan sakit itu datang karena sewaktu-waktu tanpa terduga.

“Sejak hadirnya Program JKN, pasti sangat banyak sekali masyarakat yang sudah terbantu, bahkan banyak orang-orang di sekitar saya yang sudah terbantu dan mendapatkan pelayanan kesehatan dari Program JKN. Besar harapan kami bahwa Program JKN ini dapat terus hadir memberikan jaminan pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat di Indonesia,” tutup Amanda. (am/hrs-wd)

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten...
Kecelakaan tunggal sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata terjadi di KM 454+200 Tol Bawen–Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi, bus keluar jalur dan masuk ke parit sehingga menyebabkan dua penumpang meninggal dunia, dua lainnya luka-luka, serta kendaraan mengalami kerusakan.
Bus Pariwisata alami Laka Tunggal, 2 Penumpang Meninggal
Kecelakaan tunggal sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata terjadi di KM 454+200 Tol Bawen–Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi,...
Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan dan diwisuda dalam graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Selasa (30/6/2026). Keberhasilan tersebut diraih melalui graduasi mandiri dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi, sebagai wujud peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi keluarga penerima bantuan.
2.596 Warga Klaten resmi keluar dari data kemiskinan
Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan dan diwisuda dalam graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Selasa (30/6/2026)....
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Minat pria di Kabupaten Semarang mengikuti program Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi terus meningkat hingga kuota layanan gratis tahun 2026 sebanyak delapan akseptor telah terpenuhi. Kepala DP3AKB...
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Polres Salatiga menggelar upacara ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Tridharma, Kota Salatiga, Senin (29/6/2026), dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Upacara yang dipimpin Kapolres...

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target