URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Event Botara Fest diadakan di Lapangan Kebonan, Karanggede, Boyolali, pada 29-30 Juni 2024, dari pagi hingga malam, sebagai festival seni dan budaya yang menjadi acara dinantikan masyarakat dan wisatawan. Acara yang didukung berbagai stakeholder ini bertujuan memajukan Boyolali Utara secara ekonomi, pariwisata, dan digitalisasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Semangat Pemerataan di Berbagai Sektor, Botara Fest Meriahkan Boyolali Utara

Semangat Pemerataan di Berbagai Sektor, Botara Fest Meriahkan Boyolali Utara

Semangat Pemerataan di Berbagai Sektor, Botara Fest Meriahkan Boyolali Utara

Event Botara Fest diadakan di Lapangan Kebonan, Karanggede, Boyolali, pada 29-30 Juni 2024, dari pagi hingga malam, sebagai festival seni dan budaya yang menjadi acara dinantikan masyarakat dan wisatawan. Acara yang didukung berbagai stakeholder ini bertujuan memajukan Boyolali Utara secara ekonomi, pariwisata, dan digitalisasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Foto dok IST
Botara Fest yang diadakan di Lapangan Kebonan, Karanggede, Boyolali, pada 29-30 juni 2024
featured-img

RASIKAFM.COM | BOYOLALI – Event Botara Fest diadakan di Lapangan Kebonan, Karanggede, Boyolali, pada 29-30 juni 2024 dari pagi hingga malam merupakan festival seni dan budaya yang diadakan di Karanggede, Boyolali. Dengan berbagai sajian menarik, festival tersebut menjadi salah satu acara yang dinantikan masyarakat dan wisatawan.

Gebrakan Botara (Boyolali Utara), menunjukkan eksistensi masyarakat perdesaan untuk menjadikan Boyolali Utara lebih maju, adaptif, kompetitif serta dikenal lebih luas.
event tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai stake holder, principal, dan komunitas yang mendukung kegiatan ini untuk kemajuan Boyolali Utara dan lebih luas lagi.

Dalam siaran persnya, Sandra Kurniawati sebagai penyelanggara kegiatan di bawah naungan Sinergi Organizer menyebut jika event ini bisa mengangkat Boyolali utara lebih dikenal, perekonomian dan digitalisasi lebih maju, pariwisata lebih berkembang, dan kualitas sumber daya manusia (SM) bisa mengikuti perkembangan zaman.

“Tahun ini Botara Fest diadakan di Lapangan Kebonan, Karanggede, Boyolali, lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Acara ini diadakan pada 29-30 juni 2024 dari pagi hingga malam. Pengunjung bisa datang menikmati hiburan ditemani kuliner, tidak ada tiket masuk ini alias gratis,” kata Sandra Kurniawati.

Dijelaskan ada berbagai lomba seperti mewarnai untuk anak-anak dari seluruh TK di Boyolali. Ada juga lomba pentas seni tingkat SD hingga SMA. Mereka menampilkan berbagai jenis tarian, drama, dan musik yang Kreatif.

“Kami menghadirkan seni Reog dari crew Ladrang sewu, yang sudah berkiprah di kancah nasional, didukung dengan sound system yang telah menjuarai lomba di tingkat provinsi. Kami juga mengundang bintang tamu lokal yang sedang naik daun, Nancy Casia Garaga. Kami berharap Botara Fest akan selalu menjadi event tahunan, dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Boyolali yang jatuh di bulan Juni. Kami juga menggandeng seluruh sekolah di Kabupaten Boyolali, mulai dari TK hingga SMA,” tambah Sandra.

Dijelaskan, selain kegiatan tersebut, Botara Fest juga dimeriahkan dengan senam dan jalan sehat pada Minggu (30/6/2024) pagi. Ada juga seminar parenting, fashion show, dan pembagian bibit tanaman serta cek kesehatan gratis.

“Dari event Botara Fest ini kami ingin mempromosikan Boyolali Utara sebagai destinasi wisata budaya dan ekonomi kreatif yang maju dan berkembang. Kami juga menyedikan berbagai doorprice menarik, seperti TV, kulkas, HP dan lainnya. Kami perkirakan event ini menarik 3.000-4.000 pengunjung. Sudah saatnya, kemajuan masyarakat tumbuh sampai di pelosok, tidak hanya di pusat kota. Saya mewakili masyarakat Boyolali Utara, berharap Botara Fest ini menjadi awal dari berkembangnya Wilayah Boyolali Utara lebih luas lagi,” jelas Sandra.

Sementara itu, Camat Karanggede, Utatik menyambut baik kegiatan Botara Fest ini.

“Kami mendukung kegiatan ini, karena selain untuk kegiatan ekonomi, budaya, di sini juga ada kegiatan sosial serta kepedulian terhadap lingkungan. Bagus untuk memicu para UMKM lokal lebih semangat memajukan produk mereka. Mudah-mudahan akan bisa terus berkolaborasi Pemerintah dengan pegiat swasta maupun komunitas lainnya.” ujar Utatik.

Suasana kemeriahan pembukaan event Botara Fest

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara