URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Wonosegoro, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali kembali menggelar pengajian rutin selapanan, (29/5).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Setelah Vakum Karena Ramadhan, Ranting NU Wonosegoro Kembali Adakan Pengajian Selapanan

Setelah Vakum Karena Ramadhan, Ranting NU Wonosegoro Kembali Adakan Pengajian Selapanan

Setelah Vakum Karena Ramadhan, Ranting NU Wonosegoro Kembali Adakan Pengajian Selapanan

featured-img

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Wonosegoro, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali kembali menggelar pengajian rutin selapanan, (29/5). Pengajian perdana pascaramadhan ini dilaksanakan di Masjid Al-Mu’thi Dusun Trumun. Ratusan jamaah yang didominasi oleh ibu-ibu dari Fatayat dan Muslimat memenuhi masjid bagian dalam hingga luar.

Kyai Yahya, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Wonosegoro yang hadir dalam sambutannya memohon maaf atas segala khilaf di momentum syawal ini. Ia juga mengajak para jamaah untuk menyukseskan program pembangunan gedung NU Center Kecamatan Wonosegoro yang masih proses pembangunan. Gedung NU Center Wonosegoro beralamat di Dusun Suruhan, Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro atau di tepi jalan raya Karanggede – Wonosegoro.

“Masih di suasana Syawal, kami selaku pribadi dan MWC NU Kecamatan Wonosegoro menyampaikan selamat idul Fitri mohon maaf lahir dan batin. Ini kami menyampaikan amanah kepada Bapak-Ibu untuk ikut serta menyukseskan pembangunan gedung NU Center Wonosegoro dengan memberikan amal jariyahnya. Untuk NU Ranting Desa Wonosegoro ditargetkan Rp10juta,” ulas Kyai Yahya.

Dwi Pujiyanto, selaku penceramah dalam pengajian tersebut mengajak para jamaah untuk terus bersemangat menuntut ilmu agama. Menuntut ilmu agama wajib bagi setiap muslim dari kecil hingga meninggal dunia. Di momentum syawal ini, ia juga mengingatkan para jamaah agar terus istiqomah dalam ibadahnya. Memperbanyak silaturrahim dan amalan sholih guna mempersiapkan bekal menghadapi kehidupan setelah di dunia.

“Bapak-Ibu, belajar agama itu tidak ada batasan usia. Kita sebagai umat muslim wajib terus belajar sejak kecil hingga Allah cabut nyawa kita. Di momentum bulan syawal ini mari terus istiqomah dalam beribadah kepada Allah. Tradisi silaturrahim harus terus digalakkan di tengah masyarakat. Mengingat usia yang terus bertambah mari perbanyak amal sholih untuk menghadap Allah SWT,” ajak Dwi Pujiyanto.

Acara ini juga dimeriahkan oleh grup rebana dari Dusun Trumun, Desa Wonosegoro pimpinan dari Bapak Sukirman Hadi. Grup rebana melantunkan lagu-lagu shalawat menyambut kedatangan para jamaah dan mengiringi pengajian. Sebelumnya pengajian ini juga membaca dzikir tahlil bersama.

BACA JUGA :

Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga