URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satgas Pangan Polres Semarang melakukan pemantauan ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga eceran di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Semarang, seperti Pasar Bandarjo Ungaran, Pasar Babadan, Pasar Projo Ambarawa, dan Pasar Bringin, pada Jumat, 28 Februari 2025. Pemantauan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Semarang untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Idul Fitri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sidak Pasar Bandarjo Ungaran, Satgas Pangan Temukan Beras Dijual Melebihi HET

Sidak Pasar Bandarjo Ungaran, Satgas Pangan Temukan Beras Dijual Melebihi HET

Sidak Pasar Bandarjo Ungaran, Satgas Pangan Temukan Beras Dijual Melebihi HET

Satgas Pangan Polres Semarang melakukan pantauan harga di Pasar Bandarjo Ungaran, Jumat (28/2/2025). Foto: Humas Polres Semarang
Satgas Pangan Polres Semarang melakukan pantauan harga di Pasar Bandarjo Ungaran, Jumat (28/2/2025). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Satgas Pangan Polres Semarang melaksanakan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga eceran di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Semarang, Jumat (28/2/2025).
Kegiatan pemantauan yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Semarang ini dilakukan di beberapa pasar, antara lain Pasar Bandarjo Ungaran, Pasar Babadan, Pasar Projo Ambarawa, dan Pasar Bringin.

Dalam pemantauan tersebut, ditemukan adanya pedagang yang menjual beras dengan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Satgas Pangan langsung memberikan teguran kepada pedagang tersebut.

“Kami telah melakukan teguran kepada pengecer tersebut dan memantau lebih lanjut pada distributor,” ujarnya.

Secara umum, pantauan di lapangan stok bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, daging, dan telur ayam masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri.

“Kami memastikan, selama bulan Ramadhan 1446 H ini, tidak ada kesulitan bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan kepada para pedagang dan distributor untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar atau menimbun barang.

“Kami mengimbau agar semua pihak tidak melakukan kegiatan yang dapat memberatkan masyarakat hingga menjelang Idul Fitri,” pungkasnya.

Sebagai informasi, harga beberapa bahan pokok yang dipantau di pasar tradisional meliputi beras medium Rp14.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp16.700/liter, telur ayam ras Rp30.000/kg, daging sapi paha depan Rp125.000/kg, daging ayam ras Rp30.000/kg, dan cabai merah besar Rp30.000/kg. (win)

BACA JUGA :

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan...
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut...
24 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17
24 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang hingga sore hari dengan tinggi...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 24 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi akibat kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
24 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 24 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan...
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan...
Muat Lebih

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia