KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Simulasi Pencoblosan oleh KPU Salatiga Berisi 4 Gambar Calon

Simulasi Pencoblosan oleh KPU Salatiga Berisi 4 Gambar Calon

Simulasi Pencoblosan oleh KPU Salatiga Berisi 4 Gambar Calon

Simulasi Pemungutan Suara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menampilkan empat pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden. Ketua KPU Kota Salatiga, Yesaya Tiluata, menjelaskan bahwa keputusan menggunakan spesimen dengan empat Paslon adalah untuk keperluan pendidikan pemilih, meskipun jumlah Paslon dalam pemilu sesungguhnya hanya tiga.
Foto dok IST
KPU Salatiga saat gelar simulasi pencoblosan di kantor kecamatan Sidomukti

RASIKAFM.C0M | SALATIGA – Simulasi Pemungutan Suara yang dilakukan oleh KPU Kota Salatiga berisi empat pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden. Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata menyebut alasan simulasi ini memakai spesimen dengan empat Paslon.

Menurutnya, hal itu hanya sebagai pendidikan pemilih saja. Sehingga spesimen surat suara tidak diterjemahkan sesuai dengan jumlah Paslon saat ini yang ada tiga Paslon capres-cawapres.

“Itu bukan soal Paslon, tapi memang hanya kebetulan saja. Tujuannya untuk simulasi dan pendidikan pemilu,” terang Yesaya Rabu (31/1/2024).

Diakuinya, pemilihan empat Paslon ini karena sebelumnya simulasi dengan dua gambar Paslon Presiden-Wakil Presiden ada yang protes. Sehingga simulasi saat ini ada empat Paslon.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Salatiga Dayusman Junus menyebut, dengan adanya empat Paslon untuk pilpres itu jauh lebih baik. Sebab simulasi sebelumnya hanya ada dua gambar Paslon di pilpres.

“Nah sekarang sudah berubah menjadi empat gambar Paslon yang Pilpres,” kata Dayusman.

Dikatakan, proses simulasi ini sudah sesuai dengan tahapan yang berlaku. Mulai dari pemilih datang dan antre sampai selesai pencoblosan. Sehingga semuanya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu, salah seorang pemilih Istiana mengaku tidak ada masalah adanya spesimen Paslon Presiden-Wakil ada empat. Menurutnya hal itu karena simulasi, sehingga tidak harus sesuai dengan paslon yang ada sekarang.

Diakuinya, dirinya hanya kesulitan dengan besarnya surat suara pada DPRD dan DPR RI. Hal itu membuat dirinya sulit untuk melihat keseluruhan calon DPR. “Kalau saya si masih bisa (dengan surat suara yang besar) tapi kalau yang sudah tau seperti ibu saya tadi agak kewalahan,” ungkap Istiana.

Ketua KPU salatiga saat berikan keterangan pers

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]