URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Simulasi Pemungutan Suara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menampilkan empat pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden. Ketua KPU Kota Salatiga, Yesaya Tiluata, menjelaskan bahwa keputusan menggunakan spesimen dengan empat Paslon adalah untuk keperluan pendidikan pemilih, meskipun jumlah Paslon dalam pemilu sesungguhnya hanya tiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Simulasi Pencoblosan oleh KPU Salatiga Berisi 4 Gambar Calon

Simulasi Pencoblosan oleh KPU Salatiga Berisi 4 Gambar Calon

Simulasi Pencoblosan oleh KPU Salatiga Berisi 4 Gambar Calon

Simulasi Pemungutan Suara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menampilkan empat pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden. Ketua KPU Kota Salatiga, Yesaya Tiluata, menjelaskan bahwa keputusan menggunakan spesimen dengan empat Paslon adalah untuk keperluan pendidikan pemilih, meskipun jumlah Paslon dalam pemilu sesungguhnya hanya tiga.
Foto dok IST
KPU Salatiga saat gelar simulasi pencoblosan di kantor kecamatan Sidomukti
featured-img

RASIKAFM.C0M | SALATIGA – Simulasi Pemungutan Suara yang dilakukan oleh KPU Kota Salatiga berisi empat pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden. Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata menyebut alasan simulasi ini memakai spesimen dengan empat Paslon.

Menurutnya, hal itu hanya sebagai pendidikan pemilih saja. Sehingga spesimen surat suara tidak diterjemahkan sesuai dengan jumlah Paslon saat ini yang ada tiga Paslon capres-cawapres.

“Itu bukan soal Paslon, tapi memang hanya kebetulan saja. Tujuannya untuk simulasi dan pendidikan pemilu,” terang Yesaya Rabu (31/1/2024).

Diakuinya, pemilihan empat Paslon ini karena sebelumnya simulasi dengan dua gambar Paslon Presiden-Wakil Presiden ada yang protes. Sehingga simulasi saat ini ada empat Paslon.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Salatiga Dayusman Junus menyebut, dengan adanya empat Paslon untuk pilpres itu jauh lebih baik. Sebab simulasi sebelumnya hanya ada dua gambar Paslon di pilpres.

“Nah sekarang sudah berubah menjadi empat gambar Paslon yang Pilpres,” kata Dayusman.

Dikatakan, proses simulasi ini sudah sesuai dengan tahapan yang berlaku. Mulai dari pemilih datang dan antre sampai selesai pencoblosan. Sehingga semuanya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu, salah seorang pemilih Istiana mengaku tidak ada masalah adanya spesimen Paslon Presiden-Wakil ada empat. Menurutnya hal itu karena simulasi, sehingga tidak harus sesuai dengan paslon yang ada sekarang.

Diakuinya, dirinya hanya kesulitan dengan besarnya surat suara pada DPRD dan DPR RI. Hal itu membuat dirinya sulit untuk melihat keseluruhan calon DPR. “Kalau saya si masih bisa (dengan surat suara yang besar) tapi kalau yang sudah tau seperti ibu saya tadi agak kewalahan,” ungkap Istiana.

Ketua KPU salatiga saat berikan keterangan pers

BACA JUGA :

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved