KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sinoeng, Pj Walikota Salatiga Berjanji Akan Merawat Capaian Prestasi Yang Telah Diraih Saat Pemerintahan Yuliyanto-Haris

Sinoeng, Pj Walikota Salatiga Berjanji Akan Merawat Capaian Prestasi Yang Telah Diraih Saat Pemerintahan Yuliyanto-Haris

Sinoeng, Pj Walikota Salatiga Berjanji Akan Merawat Capaian Prestasi Yang Telah Diraih Saat Pemerintahan Yuliyanto-Haris

Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, MM akhirnya resmi menjabat sebagai Pj. Wali Kota Salatiga. Acara serah terima jabatan Wali Kota Salatiga dan serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, berlangsung di Ruang Kaloka Gedung Setda, lantai 4, Senin (23/05/2022).

Sinoeng mengatakan dirinya akan merawat capaian prestasi yang telah diraih semasa pemerintahan Yuliyanto-Haris kedepannya.

“Saya selaku penjabat Wali Kota Salatiga akan merawat capaian prestasi yang sudah diraih oleh Pak Yuliyanto dan Pak Haris. Tentunya dengan dukungan dari DPRD, tokoh masyarakat, teman-teman OPD, camat dan lurah. Ini memang tidak mudah bagi kami selaku Pj. untuk mengemban amanah ini. Tapi Insyaallah kita siap untuk mewakafkan pengabdian sebagai Pj. sampai terlantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara definitif,”kata Sinoeng.

Dia mengajak semua pihak untuk bergerak bersama dalam mewujudkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Salatiga.

“Kita akan bergerak bersama. Banyak orang yang mengenal kota Salatiga sebagai kota kecil, tapi ingat justru yang kecil itu mengesankan, banyak memberikan prestasi dan capaian. Justru kecil itu yang memberikan pijakan untuk menjadi besar,”ungkapnya.

Semua yang sudah ada di dalam garis besar haluan perencanaan pembangunan daerah Kota Salatiga yang telah disusun oleh eksekutif. Menurutnya, akan menjadi patokan untuk kedepannya.

Sinoeng Pj walikota Salatiga saat diwawancarai media

“Perencanaan yang sudah ditetapkan sebelum akhir masa jabatan Yuliyanto-Haris, itu yang menjadi acuan saya. Itu menjadi acuan saya untuk menyusun anggaran berikutnya,”ujarnya.

Selain itu, Sinoeng juga akan terus mendorong untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memberdayakan kreativitas masyarakat agar berdaya saing.

“Intinya akan berpihak kepada pelayanan ke masyarakat, pembangunan dan pemberdayaan. Kita juga akan mendorong Gastronomi yang merupakan bagian dari dunia kreatif. Saya akan terus dorong wisata kuliner di Salatiga, ada miniatur Indonesia disini, ada sosiokultural, kota pelajar, dan kuliner. Dan ini akan menjadi daya tarik tersendiri dan magnet yang sungguh luar biasa,”jelasnya.

Pihaknya dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi dengan daerah sekitar Kota Salatiga untuk memperkuat kemajuan wisata.

“Hal ini akan kita kembangkan dan menjadi supporting untuk daerah-daerah sekitar seperti Semarang, Solo, Boyolali, Kendal, dan Kota Magelang untuk bersama-sama mendorong kemajuan dari sektor pariwisata dan ekonomi,” pungkasnya. (Rief).

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang