URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin menyambut baik kebijakan pemerintah yang memperbolehkan umrah mandiri sesuai UU No.14 Tahun 2025. Dalam keterangannya, Senin (27/10/2025), ia menilai aturan ini perlu pengawasan jelas agar pelayanan jemaah tetap terjamin dan perjalanan ibadah berjalan aman serta fleksibel.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Soal Umrah Mandiri, Ketua PWNU Jateng Minta Aturan Diperjelas

Soal Umrah Mandiri, Ketua PWNU Jateng Minta Aturan Diperjelas

Soal Umrah Mandiri, Ketua PWNU Jateng Minta Aturan Diperjelas

Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin saat membuka puncak resepsi Hari Santri Nasional 2025 di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang belum lama ini. Foto: win
Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin saat membuka puncak resepsi Hari Santri Nasional 2025 di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang belum lama ini. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, menyambut positif kebijakan pemerintah yang memperbolehkan pelaksanaan umrah mandiri sebagaimana diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Meski demikian, ia menilai pelaksanaan umrah mandiri tetap membutuhkan pengaturan yang jelas, terutama terkait fasilitas dan pelayanan bagi jemaah.

“Harus ada mekanisme yang diatur, baik soal hotel, fasilitas, dan lainnya,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Gus Rozin, sapaan akrabnya, menyebut kebijakan tersebut merupakan langkah positif seiring dengan sejumlah perubahan aturan yang juga diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Beberapa waktu lalu, aturan haji mengalami perubahan besar. Sekarang giliran umrah yang juga disesuaikan, termasuk soal visa,” tuturnya.

Ia menambahkan, perubahan kebijakan ini tentu tidak bisa memuaskan semua pihak, terutama biro travel yang selama ini menjadi penyelenggara perjalanan umrah. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut membuka peluang baru bagi masyarakat yang ingin beribadah secara mandiri.

“Jemaah bisa menyesuaikan waktu keberangkatan dan kepulangan, serta menyusun perjalanan sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya.

Menurutnya, umrah mandiri memberi keleluasaan bagi jamaah untuk merencanakan perjalanan dengan lebih fleksibel, termasuk mengunjungi berbagai kota di Arab Saudi setelah menunaikan ibadah.

“Mereka bisa mengatur sendiri setelah umrah mau ke kota mana saja, sesuai rencana yang dibuat sebelumnya,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"