URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
KPU Kota Salatiga menetapkan Lapangan Promasan di Argomulyo dan Lapangan Pule di Sidomukti sebagai lokasi yang tidak boleh digunakan untuk kampanye Pilwalkot 2024. Keputusan ini diumumkan oleh Wahyu Budi Utomo dalam sosialisasi regulasi kampanye pada Selasa, 24 September 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sosialisasi Regulasi Kampanye, KPU Salatiga Sebut 2 Lapangan Tidak Boleh Digunakan

Sosialisasi Regulasi Kampanye, KPU Salatiga Sebut 2 Lapangan Tidak Boleh Digunakan

Sosialisasi Regulasi Kampanye, KPU Salatiga Sebut 2 Lapangan Tidak Boleh Digunakan

KPU Kota Salatiga menetapkan Lapangan Promasan di Argomulyo dan Lapangan Pule di Sidomukti sebagai lokasi yang tidak boleh digunakan untuk kampanye Pilwalkot 2024. Keputusan ini diumumkan oleh Wahyu Budi Utomo dalam sosialisasi regulasi kampanye pada Selasa, 24 September 2024.
Foto Arief Rasika
KPU Kota Salatiga saat menggelar rapat koordinasi terkait lokasi kampanye Pilwalkot pada Selasa, 24 September 2024.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – KPU Kota Salatiga menetapkan Lapangan Promasan di Argomulyo dan Lapangan Pule di Sidomukti sebagai lokasi yang tidak boleh digunakan untuk kampanye Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2024.

Wahyu Budi Utomo, menegaskan hal ini saat sosialisasi regulasi kampanye Pilwalkot bagi partai politik pengusul pasangan calon (paslon) dan stakeholder terkait pada Selasa, 24 September 2024 sore.

Sebelumnya, KPU Salatiga telah menginventarisasi sejumlah tempat yang bisa digunakan untuk pelaksanaan kampanye, antara lain Lapangan Pule dan Lapangan Kembangarum di Kecamatan Sidomukti; Lapangan BBC Blotongan, Lapangan Nogosaren, Lapangan Jayengrono Kauman Kidul di Kecamatan Sidorejo; Lapangan Kalibening di Kecamatan Tingkir, serta Lapangan Bulu, Lapangan Brajan, Lapangan Promasan, Lapangan Sukosari di Kecamatan Argomulyo.

“Tempat-tempat tersebut kami sampaikan di sosialisasi untuk dimintakan tanggapan dari partai politik pengusul paslon dan stakeholder terkait. Kami mendapat masukan bahwa Lapangan Pule dan Lapangan Promasan sebaiknya tidak digunakan untuk rapat umum Pilwalkot,” terangnya.

Namun, Lapangan Promasan di Kecamatan Argomulyo dan Lapangan Pule di Kecamatan Sidomukti akhirnya ditetapkan tidak boleh digunakan untuk kampanye. Hal itu berdasarkan permintaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga.

“Selanjutnya, lapangan yang disetujui untuk tempat menyelenggarakan rapat umum Pilwalkot akan kami tetapkan dengan surat keputusan. Setelah itu, kami sampaikan kepada partai politik pengusul paslon,” kata Wahyu.

Kepala Dispora Kota Salatiga, Muh. Nasiruddin, menjelaskan bahwa Lapangan Promasan Argomulyo saat ini terkait program kegiatan pendidikan. Untuk itu, pihaknya meminta agar lapangan yang berada di kompleks bumi perkemahan itu tidak digunakan untuk kampanye.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Salatiga, Sulistyaningsih, menjelaskan bahwa permintaannya kepada KPU setempat untuk tidak menggunakan Lapangan Pule sebagai lokasi kampanye karena saat ini difungsikan sebagai ruang terbuka hijau.

“Di Lapangan Pule terdapat aset untuk menunjang fungsi ruang terbuka hijau. Agar ruang terbuka hijau tersebut tidak rusak, kami berharap lapangan tersebut tidak digunakan untuk kampanye Pilwalkot,” ujarnya.

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved