KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sosialisasikan Prokes, Sejumlah Ruang Publik di Salatiga Dipasangi Stiker Dari Polres

Sosialisasikan Prokes, Sejumlah Ruang Publik di Salatiga Dipasangi Stiker Dari Polres

Sosialisasikan Prokes, Sejumlah Ruang Publik di Salatiga Dipasangi Stiker Dari Polres

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana saat memasang stiker himbauan prokes di Mal Ramayana, Kota Salatiga, Senin (30/8/2021)

RASIKAFM – Jajaran Polres Salatiga memasang kurang lebih 500 stiker berisi himbauan protokol kesehatan (prokes) virus Corona (Covid-19), Senin (30/8/2021) sore. Penempelan stiker dengan sasaran ruang-ruang publik itu bagian dari upaya kepolisian untuk mensosialisasikan serta menegakkan prokes.

Kepada rasikafm.com Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan meskipun pandemi Covid-19 dinilai telah berlangsung lama tetapi tidak jarang masyarakat lupa menerapkan prokes apalagi saat mereka berada ditempat umum.

Kapolres Salatiga saat memberikan keterangan media

“Sasaran kami bukan pengunjung, tapi pengelola atau pemilik supaya bisa selalu memastikan pembeli atau siapapun datang dilayani sesuai prokes. Kami tidak ingin kasus Covid-19 yang sudah perlahan turun ini nanti kembali naik, dan malah muncul klaster baru,” terangnya kepada wartawan.

Indra menambahkan, stiker himbauan yang ditempel sebagai bentuk himbauan agar selalu di lokasi tersebut diterapkan prokes. Selain mal, cafe, perkantoran, perbankan, dan tempat strategis orang berkumpul dipasang stiker.

Diharapkan dengan penegakan prokes masyarakat tidak lupa jika pandemi masih berlangsung. Apabila berkumpul, tetap memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk ke cafe atau restoran.

“kami dari kepolisian sadar tidak bisa mengawasi 24 jam. Ini upaya edukasi, himbauan jadi kita tempel kurang lebih 500 eksemplar stiker. Ini penekanan kami agar semua saling mengingatkan,” katanya

Dia menegaskan, secara umum masyarakat Kota Salatiga dalam menerapkan prokes dinilai sudah cukup tinggi. Meski demikian, pengendalian bersama disipilin dan saling mengingatkan penting untuk terus disampaikan.

Sementara itu Asisten Manager Ramayana Salatiga Denis menyampaikan mengapresiasi upaya kepolisian mengendalikan wabah Covid-19 melalui penempelan stiker dan sosialisasi langsung.

Dia mengaku, selama pandemi managemen Mal Ramayana selalu menerapkan prokes dan membatasi jumlah pengunjung yang masuk sekira 25 persen dari kapasitas.

“Kami juga lakukan pengecekan suhu tubuh dan kami sediakan hand sanitizer pada setiap lantai. Ini untuk membiasakan masyarakat menjaga kesehatan agar pandemi cepat berakhir dan ekonomi bangkit,” ujarnya (rief)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]