URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sosialisasikan Prokes, Sejumlah Ruang Publik di Salatiga Dipasangi Stiker Dari Polres

Sosialisasikan Prokes, Sejumlah Ruang Publik di Salatiga Dipasangi Stiker Dari Polres

Sosialisasikan Prokes, Sejumlah Ruang Publik di Salatiga Dipasangi Stiker Dari Polres

featured-img
Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana saat memasang stiker himbauan prokes di Mal Ramayana, Kota Salatiga, Senin (30/8/2021)

RASIKAFM – Jajaran Polres Salatiga memasang kurang lebih 500 stiker berisi himbauan protokol kesehatan (prokes) virus Corona (Covid-19), Senin (30/8/2021) sore. Penempelan stiker dengan sasaran ruang-ruang publik itu bagian dari upaya kepolisian untuk mensosialisasikan serta menegakkan prokes.

Kepada rasikafm.com Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan meskipun pandemi Covid-19 dinilai telah berlangsung lama tetapi tidak jarang masyarakat lupa menerapkan prokes apalagi saat mereka berada ditempat umum.

Kapolres Salatiga saat memberikan keterangan media

“Sasaran kami bukan pengunjung, tapi pengelola atau pemilik supaya bisa selalu memastikan pembeli atau siapapun datang dilayani sesuai prokes. Kami tidak ingin kasus Covid-19 yang sudah perlahan turun ini nanti kembali naik, dan malah muncul klaster baru,” terangnya kepada wartawan.

Indra menambahkan, stiker himbauan yang ditempel sebagai bentuk himbauan agar selalu di lokasi tersebut diterapkan prokes. Selain mal, cafe, perkantoran, perbankan, dan tempat strategis orang berkumpul dipasang stiker.

Diharapkan dengan penegakan prokes masyarakat tidak lupa jika pandemi masih berlangsung. Apabila berkumpul, tetap memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk ke cafe atau restoran.

“kami dari kepolisian sadar tidak bisa mengawasi 24 jam. Ini upaya edukasi, himbauan jadi kita tempel kurang lebih 500 eksemplar stiker. Ini penekanan kami agar semua saling mengingatkan,” katanya

Dia menegaskan, secara umum masyarakat Kota Salatiga dalam menerapkan prokes dinilai sudah cukup tinggi. Meski demikian, pengendalian bersama disipilin dan saling mengingatkan penting untuk terus disampaikan.

Sementara itu Asisten Manager Ramayana Salatiga Denis menyampaikan mengapresiasi upaya kepolisian mengendalikan wabah Covid-19 melalui penempelan stiker dan sosialisasi langsung.

Dia mengaku, selama pandemi managemen Mal Ramayana selalu menerapkan prokes dan membatasi jumlah pengunjung yang masuk sekira 25 persen dari kapasitas.

“Kami juga lakukan pengecekan suhu tubuh dan kami sediakan hand sanitizer pada setiap lantai. Ini untuk membiasakan masyarakat menjaga kesehatan agar pandemi cepat berakhir dan ekonomi bangkit,” ujarnya (rief)

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved