URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Calon Legislatif (Caleg) Yogi Ardiako SE menarik perhatian dengan pendekatan kampanye anti-mainstreamnya dalam Pemilu 2024. Dalam wawancara eksklusif bersama rasikafm.com, Yogi mengungkapkan pendekatannya yang tidak menggunakan Alat Peraga Kampanye (APK) untuk mensosialisasikan dirinya, melainkan mengandalkan media sosial (Medsos) dan berwisata di Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Strategi Kampanye Caleg Muda PKB Salatiga, Perkuat Medsos, Tidak Pasang MMT, Ajak Keliling Jalur Wisata

Strategi Kampanye Caleg Muda PKB Salatiga, Perkuat Medsos, Tidak Pasang MMT, Ajak Keliling Jalur Wisata

Strategi Kampanye Caleg Muda PKB Salatiga, Perkuat Medsos, Tidak Pasang MMT, Ajak Keliling Jalur Wisata

Calon Legislatif (Caleg) Yogi Ardiako SE menarik perhatian dengan pendekatan kampanye anti-mainstreamnya dalam Pemilu 2024. Dalam wawancara eksklusif bersama rasikafm.com, Yogi mengungkapkan pendekatannya yang tidak menggunakan Alat Peraga Kampanye (APK) untuk mensosialisasikan dirinya, melainkan mengandalkan media sosial (Medsos) dan berwisata di Kota Salatiga.
Foto  Arief Rasika
Yogi Ardiako SE. Caleg PKB (paling kanan memakai rompi) sesaat sebelum berkeliling Salatiga, untuk mengangkat potensi wisata
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Beragam cara dilakukan oleh calon legislatif di tanah air demi mendulang suara pada pemilu 2024. Namun tidak banyak yang memiliki pemikiran anti mainstream saat berkampanye, seperti yang dilakukan Yogi Ardiako SE.

Dalam wawancara dengan rasikafm.com, Yogi mengaku tidak mengunakan sarana Alat Peraga Kampanye (APK) dalam mensosialisasikan dirinya agar dikenal masyarakat luas. Dia kini getol berkampanye melalui Medsos dan mengajak berwisata dikota Salatiga.

Hal ini menurutnya semata-mata untuk memberikan pendidikan berpolitik yang cerdas bukan melulu melalui APK.

“Apalagi harus merusak pohon dengan memaku APK itu bukan cara saya, karena saya paling tidak suka pohon-pohon penuh dengan paku, apalagi saya juga penggiat lingkungan” kata Yogi.

Dirinya justru memiliki cara lain untuk bisa meraup suara di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Sidorejo.

“Door to door”, “face to face’ menjadi cara aneh, unik, atau tidak biasa dilakukan Yogi, termasuk perkuat promo melalui medsos.

“Masyarakat itu jengah selama ini melihat APK yang dipasang tak beraturan. Bahkan, pemasangan APK di ruang publik mendompleng sarana umum yang jelas-jelas dilarang seperti memaku di pohon, di tiang listrik, sarana umum lainnya,” ungkapnya.

Yogi kini kerap mengajak warga untuk berkeliling Salatiga, dengan mengangkat potensi wisatanya. Seperti mengunjungi wisata pinggiran baik kuliner maupun wisata alam dan umkn yang selama ini kurang diminati dengan cara naik jeeps.

“Barangkali bagi warga Salatiga sudah biasa naik jeeps dan kulineran, namun belum tentu bagi wisatawan luar, ini juga bisa mendatangkan income bagi pemilik jeeps” tambahnya.

Terpisah Ketua Bawaslu Kota Salatiga Jayusman Junus mengapresiasi jika ada caleg yang taat dalam hal tata cara berkampanye termasuk pemasangan APK di ruang publik.

Sementara itu Ketua Tanfiidziah PCNU Salatiga KH Zaenuri menegaskan, munculnya sosok Yogi Ardiako, sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Salatiga bisa memberikan warna lain dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 ini.

Senada, Tokoh Perempuan Nasional Hj Satuf Rohul (SR) Hidayah, juga memberikan penilaian yang sama. Apalagi Kota Salatiga memerlukan sosok muda seperti Yogi Ardiako.

“Kelak jika duduk di parleman saya titip suara perempuan, karena perempuan sampai saat ini masih harus diperjuangkan” ujar mantan anggota KPU Salatiga ini.

Yogi Ardiako, Caleg PKB Salatiga saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved