KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sularman Resmi Gantikan Heru Prastyo. Dance Berharap Segera Adaptasi

Sularman Resmi Gantikan Heru Prastyo. Dance Berharap Segera Adaptasi

Sularman Resmi Gantikan Heru Prastyo. Dance Berharap Segera Adaptasi

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga menggelar Rapat Paripurna yang istimewa, di Ruang Rapat Bhinneka Tunggal Ika, Senin (18/05/20 26).

DPRD Kota Salatiga melaksanakan prosesi Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar waktu (PAW) Anggota DPRD untuk sisa masa jabatan 2024-2029. Acara dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit.

Dalam prosesi yang berjalan dengan khidmat, Sularman dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi diambil sumpahnya menggantikan Heru Prastyo, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/133 Tahun 2026 yang diterbitkan tanggal 8 Mei 2026.

Prosesi sakral ini dipandu langsung oleh Ketua DPRD Dance Ishak Palit dan didampingi oleh Rohaniwan dari Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, Ahmad Choerudin. Setelah resmi dilantik, Sularman diumumkan bakal langsung tancap gas mengemban tugas baru sebagai Wakil Ketua BAPEMPERDA, Anggota Komisi B, serta Anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Salatiga.

Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, memberikan ucapan selamat sekaligus pengingat yang menyentuh hati buat anggota yang baru dilantik.

“Semoga kepercayaan yang diberikan kepada Saudara dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena pada dasarnya, setiap kepercayaan itu mengandung tanggung jawab yang besar” kata Dance.

Dance juga berharap Sularman bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja di dewan agar bisa langsung bekerja sama dengan rekan-rekan legislatif maupun eksekutif demi kepentingan warga Salatiga. Pimpinan Dewan juga tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Heru Prastyo atas segala dedikasi dan pengabdiannya selama ini.

Wali Kota Salatiga, Dr. Robby Hernawan, Sp.OG., yang hadir dalam rapat tersebut, ikut menyambut baik kelancaran proses PAW ini. Menurutnya, semua proses sudah berjalan sesuai aturan demokrasi yang sehat.

Wali Kota juga mengajak seluruh jajaran DPRD, Forkopimda, dan Pemkot Salatiga untuk makin kompak, memperkuat sinergi, dan menjaga komunikasi yang baik. Dengan gotong royong dan kebersamaan, pembangunan dan pelayanan publik di Salatiga diharapkan bisa berjalan makin efektif dan berkelanjutan.

Rapat Paripurna ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan Kantor Kemenag Kota Salatiga, memohon agar langkah Salatiga ke depan selalu diberi kelancaran dan keberkahan. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran anggota dewan, para pimpinan OPD, BUMD, KPU, Bawaslu serta tamu undangan lainnya.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]