KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sutiyem, Warga Kalikurmo Hilang Terseret Arus, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Hingga Wilayah Perbatasan

Sutiyem, Warga Kalikurmo Hilang Terseret Arus, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Hingga Wilayah Perbatasan

Sutiyem, Warga Kalikurmo Hilang Terseret Arus, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Hingga Wilayah Perbatasan

RASIKAFM.COM|BRINGIN – Operasi gabungan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Polri-TNI, Pemadam Kebakaran, dan relawan dari Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga untuk melakukan pencarian terhadap Sutiyem istri dari Kurmin warga Dusun Getasan RT 1/RW 04, Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, yang diduga Hanyut terbawa arus sungai Tuntang saat pergi ke kebun kukrukan, pada hari Senin tgl 23 januari 2023 pukul 08.00 Wib.

Namun sampe sore pukul 15.00 WIB keluarga baru sadar korban tidak pulang setelah di cek ke kebun tidak ada bekas apapun.

Babinsa Kalikurmo Sertu Rifqi Nur Fadzillah menjelaskan hingga Selasa 24 Januari 2023 pukul 14.00 korban belum diketemukan, “Berbagai upaya telah dilakukan tim gabungan namun belum ada hasilnya” jelas Babinsa.

“0perasi gabungan pencarian korban tersebut dimulai Senin (23/1/2023). hingga malam hari korban belum ditemukan, operasi gabungan dilanjutkan Selasa (24/1/2023) dengan area yang diperluas,dari Koramil terjunkan 4 anggota ditambah 10 tim SAR dan 8 warga sekitar” ujar Kapten FX. Agung Kartika Danramil 04 Bringin.

Agung menambahkan Korban sebelumnya berangkat ke ladang pada Senin sekira pukul 08.00 WIB, namun hingga sore hari belum pulang ke rumah, Diduga korban mau menyeberang ke arah hutan, tapi hanyut dan terbawa arus sungai.

Hingga Selasa siang tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban dengan menyusuri sungai. Pencarian dilakukan hingga Bendungan Gelapan, Kabupaten Demak.

Sertu Rifqi Nur Fadzillah dan tim SAR saat memantau dugaan lokasi hanyutnya korban Sutiyem (dok IST)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]