URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jajaran Polsek Bandungan berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang dilakukan dua orang wanita berinisial HA alias Aura (22) dan RW alias Miapo (37) terhadap KS alias Putri (21) yang sama-sama berprofesi sebagai pemandu karaoke di Bandungan, Rabu (29/6/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tak Terima Diolok-olok, Tiga Pemandu Karaoke Bandungan Bentrok

Tak Terima Diolok-olok, Tiga Pemandu Karaoke Bandungan Bentrok

Tak Terima Diolok-olok, Tiga Pemandu Karaoke Bandungan Bentrok

Dua pemandu karaoke pelaku penganiayaan terhadap teman seprofesinya diamankan petugas Polsek Bandungan, Kamis (30/6/2022). (Foto/dok. Humas Polres Semarang)
featured-img

UNGARAN – Jajaran Polsek Bandungan berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang dilakukan dua orang wanita berinisial HA alias Aura (22) dan RW alias Miapo (37) terhadap KS alias Putri (21) yang sama-sama berprofesi sebagai pemandu karaoke di Bandungan, Rabu (29/6/2022). Akibatnya KS mengalami luka memar pada bagian wajah dan kepala.

Kapolsek Bandungan Iptu Ari Parwanto menuturkan peristiwa penganiayaan itu terjadi di pinggir jalan Ngasem Kecamatan Bandungan.

“Aura dan Miapo menemani rekannya bernama Yulaekah alias Eka (21) untuk bertemu Putri. Pertemuan tersebut bertujuan menyelesaikan masalah adanya rumor bahwa Putri menjelek-jelekkan Eka di depan pelanggan karaoke,”

“Saat konfirmasi antara Eka dan Putri, si Aura dan Miapo ini tidak terima sehingga terjadi adu mulut yang berujung penganiayaan setelah sempat dilerai oleh pengendara yang melintas,” jelas Ari.

Setelah dianiaya, korban kemudian menjalani visum di RSUD Gunawan Mangunkusumo Ambarawa lalu membuat laporan ke Polsek Bandungan.

“Setelah kami menerima laporan dari korban, kami langsung lakukan pemeriksaan saksi rekan korban dan saksi sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, kedua pelaku dijerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (win)

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"