Semarang, Desember 2025 — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyiagakan layanan Motorist Pertamina selama masa Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) guna mengantisipasi kendaraan yang mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM), khususnya di jalur tol, jalur wisata, dan titik-titik rawan kemacetan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan, menyampaikan bahwa Motorist Pertamina merupakan layanan darurat yang disiapkan untuk membantu konsumen agar perjalanan tetap aman dan tidak terhambat akibat kehabisan BBM.
“Layanan motorist ini kami siagakan sebagai solusi cepat bagi masyarakat yang mengalami kendala BBM di perjalanan, terutama saat terjadi kepadatan lalu lintas pada periode libur Nataru,” ujar Taufiq.
Mekanisme Mendapatkan Layanan BBM Motorist
Masyarakat yang membutuhkan layanan BBM Motorist dapat mengikuti mekanisme sebagai berikut:
- Menghubungi Pertamina Call Center 135
- Konsumen melaporkan lokasi kendaraan, jenis kendaraan, serta kebutuhan BBM yang diperlukan.
- Petugas melakukan verifikasi; Operator akan memverifikasi laporan dan mengarahkan permintaan ke petugas Motorist terdekat di lokasi kejadian.
- Motorist menuju lokasi konsumen; Petugas Motorist akan mengantarkan BBM sesuai standar keselamatan Pertamina langsung ke titik kendaraan berada.
- Transaksi non-tunai; Pembayaran dilakukan secara cashless menggunakan aplikasi MyPertamina sesuai ketentuan yang berlaku.
Taufiq menegaskan bahwa layanan Motorist bersifat bantuan darurat, sehingga diimbau kepada masyarakat untuk tetap merencanakan perjalanan dengan baik dan memastikan ketersediaan BBM sebelum berangkat.
Selain layanan Motorist, Pertamina juga menyiagakan 19 unit Pertamina Delivery Service (PDS) serta 136 outlet layanan pengantaran Bright Gas guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur akhir tahun.
“Dengan penguatan layanan Motorist, Delivery Service, dan pengantaran LPG, kami berkomitmen menjaga kelancaran perjalanan dan aktivitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru,” tutup Taufiq.