URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengecekan kesiapan ruas Tol Jogja–Bawen Seksi VI Bawen–Ambarawa dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kabupaten Semarang, Selasa (10/3/2026), guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan memfungsionalkan jalur secara terbatas, menyiapkan pos layanan, derek, ambulans, serta koordinasi pengamanan lalu lintas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mudik Lebaran 2026, Tol Jogja–Bawen Seksi Bawen–Ambarawa Dibuka Terbatas Pukul 06.00–17.00

Mudik Lebaran 2026, Tol Jogja–Bawen Seksi Bawen–Ambarawa Dibuka Terbatas Pukul 06.00–17.00

Mudik Lebaran 2026, Tol Jogja–Bawen Seksi Bawen–Ambarawa Dibuka Terbatas Pukul 06.00–17.00

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengecek kesiapan ruas Tol Jogja-Bawen seksi VI Bawen-Ambarawa dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, Selasa (10/3/2026). Foto: win
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengecek kesiapan ruas Tol Jogja-Bawen seksi VI Bawen-Ambarawa dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, Selasa (10/3/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek kesiapan ruas Tol Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi VI yang menghubungkan Bawen dengan Ambarawa, Selasa (10/3/2026). Hasil pengecekan menunjukkan ruas tol tersebut secara umum siap difungsionalkan untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Luthfi menyampaikan, di Jawa Tengah terdapat dua ruas tol yang akan difungsionalkan sementara saat masa mudik Lebaran, yakni ruas Jalan Tol Jogja–Solo dan ruas Jalan Tol Jogja–Bawen. Pengoperasian sementara tersebut bertujuan mengurangi potensi kemacetan di sejumlah titik rawan kepadatan.

“Usulnya ada dua ruas yang kita fungsionalkan untuk mereduksi agar tidak terjadi black spot maupun trouble spot. Salah satunya di kawasan Bawen yang biasanya krodit saat arus mudik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk ruas Bawen–Ambarawa, jalur A akan difungsionalkan untuk arus mudik mulai 13 Maret 2026. Sementara jalur B akan digunakan untuk arus balik yang rencananya dibuka mulai 15 Maret 2026. Menurutnya, pengoperasian ruas tol tersebut dilakukan secara terbatas karena sejumlah fasilitas jalan masih dalam tahap penyelesaian. Jalur tol hanya akan dibuka mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.

“Kita juga koordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan untuk menyiapkan pos pengamanan, derek, dan pemantauan. Karena rambu dan penerangan belum lengkap, maka fungsionalnya tidak 24 jam, hanya dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk mengantisipasi kepadatan pemudik, khususnya di jalur Pantura. Salah satu upaya yang disiapkan adalah program pengangkutan sepeda motor pemudik menggunakan truk.

“Begitu masuk wilayah Jawa Tengah, kendaraan roda dua bisa diangkut menggunakan truk, sementara pemudiknya naik bus sampai tujuan. Ini salah satu upaya kreatif dari kepolisian untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pemudik agar selalu berhati-hati selama perjalanan dan tidak memaksakan diri saat lelah.

“Hati-hati di jalan, keluarga menunggu di rumah. Tidak usah terburu-buru. Kalau capek ya keluar tol, istirahat dulu,” pesannya.

Sementara itu, Direktur PT Jasamarga Jogja Bawen, Dwi Winarsa, menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai layanan pendukung selama ruas tol tersebut difungsionalkan. Menurutnya, secara konstruksi jalur A sudah siap digunakan untuk arus mudik dan saat ini hanya tinggal proses pembersihan. Sedangkan jalur B disiapkan untuk arus balik mulai 15 Maret 2026.

Untuk mendukung operasional, pengelola tol menyiapkan satu unit derek dan satu ambulans yang akan disiagakan di posko kawasan Bawen–Ambarawa.

“Kami sediakan satu derek dan satu ambulans. Ambulans juga sudah bekerja sama dengan rumah sakit terdekat sehingga apabila terjadi keadaan darurat bisa segera ditangani,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya menyiapkan tiga pos layanan yang berada di ujung akses Ambarawa, di jalur tol, serta di kawasan Bawen. Karena ruas fungsional ini hanya sepanjang lima kilometer, pengelola tidak menyediakan rest area.

“Jika pemakai jalan membutuhkan istirahat atau mengalami kendala kendaraan, bisa menepi di jalur B yang konstruksinya sudah selesai,” ujarnya.

Dwi memperkirakan sekitar 7.000 kendaraan per hari akan melintasi ruas fungsional Bawen–Ambarawa selama masa mudik Lebaran, dari total sekitar 18.000 kendaraan yang biasanya melintasi Gerbang Tol Bawen. Meski secara geometrik jalan dinilai aman, pemudik diminta tetap waspada, terutama pada titik median barrier yang masih dalam tahap penyelesaian.

“Median barrier masih ada sekitar satu kilometer yang belum permanen, tetapi sudah dipasang pembatas sementara. Kami juga memasang rambu darurat dan pembatas kecepatan agar pengguna jalan lebih berhati-hati,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum