URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 memasuki tahap pemasangan girder, Senin–Rabu (1–3/9/2025). Jalur Bawen–Ambarawa ditutup pukul 22.00–03.00 WIB di sekitar RM Bintangan. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin, menjelaskan arus dialihkan lewat Jalan Lingkar Ambarawa. Proyek ditargetkan selesai Desember 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Malam Jalan Bawen–Ambarawa Ditutup, Imbas Pemasangan Girder Tol Jogja–Bawen

Tiga Malam Jalan Bawen–Ambarawa Ditutup, Imbas Pemasangan Girder Tol Jogja–Bawen

Tiga Malam Jalan Bawen–Ambarawa Ditutup, Imbas Pemasangan Girder Tol Jogja–Bawen

Girder ruas Tol Jogja-Bawen di sekitar kawasan RM Bintangan mulai dipasang. Atas keperluan itu, ruas jalan penghubung Bawen-Ambarawa akan ditutup selama tiga hari (1-3/9/2025) mulai pukul 22.00-03.00 WIB. Foto: IST
Girder ruas Tol Jogja-Bawen di sekitar kawasan RM Bintangan mulai dipasang. Atas keperluan itu, ruas jalan penghubung Bawen-Ambarawa akan ditutup selama tiga hari (1-3/9/2025) mulai pukul 22.00-03.00 WIB. Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen kembali memasuki tahap penting. Mulai Senin hingga Rabu (1–3/9/2025), warga Kabupaten Semarang harus bersiap menghadapi rekayasa lalu lintas.

Selama tiga malam berturut-turut, akses penghubung Bawen–Ambarawa ditutup sementara, tepatnya di sekitar Rumah Makan Bintangan. Penutupan berlangsung pukul 22.00–03.00 WIB demi kelancaran pemasangan girder atau balok penyangga jembatan tol yang melintas di atas jalan umum.

Arus kendaraan dari arah Ngampin (selatan) ditutup total. Sementara dari arah utara, penutupan dilakukan mulai kawasan Bintangan. Sebagai gantinya, pengguna jalan dialihkan melalui rute Jalan Lingkar Ambarawa (JLA).

“Pekerjaan pemasangan girder dijadwalkan berlangsung tiga malam. Setiap malamnya ditargetkan bisa terpasang lima bentang,” jelas Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin.

Tahap pemasangan ini merupakan bagian dari pembangunan Tol Jogja–Bawen Seksi 6 yang membentang dari Simpang Susun Ambarawa hingga Junction Bawen. Seksi ini dinilai krusial karena akan langsung terhubung dengan jaringan Tol Trans Jawa (Semarang–Solo).

Hingga Juni 2025, progres konstruksi Seksi 6 mencapai 61,40 persen. Adapun pembebasan lahan sudah menembus 95,8 persen. Ruas tol sepanjang 4,98 kilometer ini ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan mulai beroperasi pada 2026.

Selama penutupan berlangsung, masyarakat diminta memahami pengalihan arus dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Rambu serta papan informasi juga telah disiapkan sebagai panduan pengendara. (win)

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara