URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim Gabungan melakukan penyisiran tempat kejadian perkara (TKP) temuan jasad tanpa kepala yang ditemukan terbakar bersama motornya di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang, Rabu (14/9/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Lokasi Temuan Jasad Tanpa Kepala di Marina

Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Lokasi Temuan Jasad Tanpa Kepala di Marina

Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Lokasi Temuan Jasad Tanpa Kepala di Marina

featured-img

SEMARANG – Tim Gabungan melakukan penyisiran tempat kejadian perkara (TKP) temuan jasad tanpa kepala yang ditemukan terbakar bersama motornya di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang, Rabu (14/9/2022).

Dalam pantauan, ratusan petugas sudah berada di lokasi kejadian sejak pukul 14.00 WIB membawa alat pemotong ilalang setinggi kurang lebih dua meter. Petuga juga dibantu dengan beberapa anjing pelacak untuk mencari barang bukti pendukung proses penyelidikan berupa potongan tubuh jasad yang masih belum ditemukan.[irp posts=”42503″ name=”Polisi Belum Temukan Potongan Tubuh yang Hilang dari Jasad Terbakar di Marina Semarang”][irp posts=”42537″ name=”Polisi Temukan Beberapa Tulang yang Hilang dari Jasad Terbakar di Marina”]

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, tim gabungan yang diturunkan untuk mencari barang bukti pendukung proses penyelidikan terdiri dari Polda Jateng, Polrestabes Semarang, Basarnas dan Satpol PP Kota Semarang.

Donny menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk proses upaya pengungkapan kasus temuan jasad tak utuh yang terbakar di CV Family Kawasan Marina pada Kamis 8/9/2022) malam lalu. Petugas mencari barang bukti pendukung baik itu tindak pidana maupun potonhan tubuh korban yang masih hilang.

“Kegiatan hari ini melakukan penyisiran TKP dan mencari barang bukti yang dapat mendukung proses penyelidikan. Bisa berupa barang bukti yang terkait masalah tindak pidananya ataupun terkait bagian-bagian tubuh yang masih hilang,” ujar Donny disela-sela kegiatan.

“Semua barang bukti terkait tindak pidana, bisa jadi barang milik tersangka atau barang milik korban yang masih ada tertinggal di sekitar TKP,” terangnya.

Disisi lain, Donny menjelaskan, sampai sekarang, kepolisian sudah memeriksan belasan saksi untuk dilakukan pendalaman terkait temuan jasad yang mengarah pada saksi korupsi yakni pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paul.

“Sejauh ini pemeriksan saksi masih 14 orang terdiri dari pihak keluarga, rekan kerja maupun dari saksi menemukan pertama kali untuk mayat dan motor,” bebernya.

Sementara itu, Donny berharap dalam melakukan penyisiran di lokasi kejadian ini, tim gabungan dapat menemukan barang bukti pendukung lainnya untuk membantu proses pengungkapan korban tindak kejahatan ini.

“Rencana kalau hari ini bisa menemukan apa yang kita harapkan akan kita hentikan langsung. Dan untuk tes DNA masih menunggu dari laborotorium forensik,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara