KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tingkatkan Efektivitas Keprotokolan di Pemkot Salatiga, 65 Peserta Ikuti Prosaga

Tingkatkan Efektivitas Keprotokolan di Pemkot Salatiga, 65 Peserta Ikuti Prosaga

Tingkatkan Efektivitas Keprotokolan di Pemkot Salatiga, 65 Peserta Ikuti Prosaga

Sosialisasi Kegiatan Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga (PROSAGA) dihadiri oleh lebih dari 65 peserta dari berbagai OPD Kota Salatiga dan organisasi kemasyarakatan setempat. Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, membuka kegiatan tersebut yang bertujuan untuk melatih koordinasi antarinstansi dan memastikan pelaksanaan acara yang baik dan benar.
Foto dok IST
Sekda kota Salatiga, Wuri Pujiastuti saat menerima buku panduan Prosaga

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Sedikitnya 65 peserta yang berasal dari setiap OPD Kota Salatiga dan organisasi kemasyarakatan di wilayah Kota Salatiga mengikuti Sosialisasi Kegiatan Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga (PROSAGA) yang di Ruang Kalitaman, Senin (30/10/2023). Kegiatan ini dibuka dibuka oleh Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti.

Dalam sambutannya, Wuri Pujiastuti menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bagus, karena bisa melatih koordinasi dengan instansi terkait, dan menjadi seorang protokol yang baik dan benar dalam mengatur sebuah acara.

“Kegiatan ini sangat bagus. Dan ternyata pelaksanaan kegiatan ini sudah kedua kalinya. Tidak dapat dipungkiri bahwa peran protokol sangat penting dan memiliki peran strategis untuk menunjang kinerja Kepala Daerah maupun pemerintah dalam mendukung pelayanan publik ke masyarakat,” jelas Wuri.

Menurutnya, strategi keprotokolan dengan menjalin hubungan ke semua pihak baik pemerintah, swasta ataupun pentahelix harus terus dijalankan agar kerjasama dapat tumbuh dan berjalan dengan baik.

“Sinergi yang dibangun tim protokol Kota Salatiga dengan Protokol OPD atau instansi lain dapat diwujudkan. Sehingga wadah sabahat protokol ini akan menjadi pedoman atau referensi bagi petugas protokol yang ada di OPD atau instansi lain,” tambahnya.

Rohmawati Utami sebagai pemateri protokoler, MC dan Pembawa Acara mengatakan bahwa menjadi seorang protokol harus mau berlatih mengatur jalannya sebuah acara atau upacara. Maupun menjadi seorang MC untuk memandu sebuah acara.

“Baik menjadi protokoler, MC ataupun pembawa acara dibutuhkan sebuah latihan. Bukan hanya mental saja untuk menguasai audience namun kita perlu membekali diri dengan kemampuan vokal yang baik, intonasi, kecepatan, artikulasi, Diharapkan dengan adanya pelatihan bersama muncul pemahaman yang sama tentang keprotokoleran,” kata Rohmawati Utami.

Kegiatan Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga tersebut juga merupakan aksi perubahan Kasubbag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Salatiga, Dwi Setyorini. Dalam sosialisasi tersebut, dirinya mengatakan bahwa kerjasama di bidang keprotokolan di lingkungan pemerintah kota Salatiga bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada.

“Forum Sahabat Protokol Salatiga dibentuk untuk menjadi wadah bersama dan tempat komunikasi bersama. Semoga aksi perubahan melalui Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga tersebut akan meningkatkan efektivitas keprotokolan di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga. Majulah Forum Sahabat Protokol Salatiga, semoga bisa menginspirasi dan jadi rujukan di Kota Salatiga,” terang Rini panggilan Dwi Setyorini.

Selain itu, juga diserahkan secara simbolis buku Pedoman Keprotokolan Salatiga kepada perwakilan peserta yang mengikuti sosialisasi. Tidak hanya berbentuk buku saja, namun ada Juga yang sudah berbentuk e-book.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]