URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sosialisasi Kegiatan Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga (PROSAGA) dihadiri oleh lebih dari 65 peserta dari berbagai OPD Kota Salatiga dan organisasi kemasyarakatan setempat. Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, membuka kegiatan tersebut yang bertujuan untuk melatih koordinasi antarinstansi dan memastikan pelaksanaan acara yang baik dan benar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tingkatkan Efektivitas Keprotokolan di Pemkot Salatiga, 65 Peserta Ikuti Prosaga

Tingkatkan Efektivitas Keprotokolan di Pemkot Salatiga, 65 Peserta Ikuti Prosaga

Tingkatkan Efektivitas Keprotokolan di Pemkot Salatiga, 65 Peserta Ikuti Prosaga

Sosialisasi Kegiatan Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga (PROSAGA) dihadiri oleh lebih dari 65 peserta dari berbagai OPD Kota Salatiga dan organisasi kemasyarakatan setempat. Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, membuka kegiatan tersebut yang bertujuan untuk melatih koordinasi antarinstansi dan memastikan pelaksanaan acara yang baik dan benar.
Foto dok IST
Sekda kota Salatiga, Wuri Pujiastuti saat menerima buku panduan Prosaga
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Sedikitnya 65 peserta yang berasal dari setiap OPD Kota Salatiga dan organisasi kemasyarakatan di wilayah Kota Salatiga mengikuti Sosialisasi Kegiatan Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga (PROSAGA) yang di Ruang Kalitaman, Senin (30/10/2023). Kegiatan ini dibuka dibuka oleh Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti.

Dalam sambutannya, Wuri Pujiastuti menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bagus, karena bisa melatih koordinasi dengan instansi terkait, dan menjadi seorang protokol yang baik dan benar dalam mengatur sebuah acara.

“Kegiatan ini sangat bagus. Dan ternyata pelaksanaan kegiatan ini sudah kedua kalinya. Tidak dapat dipungkiri bahwa peran protokol sangat penting dan memiliki peran strategis untuk menunjang kinerja Kepala Daerah maupun pemerintah dalam mendukung pelayanan publik ke masyarakat,” jelas Wuri.

Menurutnya, strategi keprotokolan dengan menjalin hubungan ke semua pihak baik pemerintah, swasta ataupun pentahelix harus terus dijalankan agar kerjasama dapat tumbuh dan berjalan dengan baik.

“Sinergi yang dibangun tim protokol Kota Salatiga dengan Protokol OPD atau instansi lain dapat diwujudkan. Sehingga wadah sabahat protokol ini akan menjadi pedoman atau referensi bagi petugas protokol yang ada di OPD atau instansi lain,” tambahnya.

Rohmawati Utami sebagai pemateri protokoler, MC dan Pembawa Acara mengatakan bahwa menjadi seorang protokol harus mau berlatih mengatur jalannya sebuah acara atau upacara. Maupun menjadi seorang MC untuk memandu sebuah acara.

“Baik menjadi protokoler, MC ataupun pembawa acara dibutuhkan sebuah latihan. Bukan hanya mental saja untuk menguasai audience namun kita perlu membekali diri dengan kemampuan vokal yang baik, intonasi, kecepatan, artikulasi, Diharapkan dengan adanya pelatihan bersama muncul pemahaman yang sama tentang keprotokoleran,” kata Rohmawati Utami.

Kegiatan Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga tersebut juga merupakan aksi perubahan Kasubbag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Salatiga, Dwi Setyorini. Dalam sosialisasi tersebut, dirinya mengatakan bahwa kerjasama di bidang keprotokolan di lingkungan pemerintah kota Salatiga bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada.

“Forum Sahabat Protokol Salatiga dibentuk untuk menjadi wadah bersama dan tempat komunikasi bersama. Semoga aksi perubahan melalui Forum Sahabat Protokol Salatiga dan Pedoman Keprotokolan Salatiga tersebut akan meningkatkan efektivitas keprotokolan di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga. Majulah Forum Sahabat Protokol Salatiga, semoga bisa menginspirasi dan jadi rujukan di Kota Salatiga,” terang Rini panggilan Dwi Setyorini.

Selain itu, juga diserahkan secara simbolis buku Pedoman Keprotokolan Salatiga kepada perwakilan peserta yang mengikuti sosialisasi. Tidak hanya berbentuk buku saja, namun ada Juga yang sudah berbentuk e-book.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara