KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Umat Kristen Siapkan Buka Bersama di Halaman Pura, Kapolres Salatiga Sebut “Ini Bukti Nyata Toleransi”

Umat Kristen Siapkan Buka Bersama di Halaman Pura, Kapolres Salatiga Sebut “Ini Bukti Nyata Toleransi”

Umat Kristen Siapkan Buka Bersama di Halaman Pura, Kapolres Salatiga Sebut “Ini Bukti Nyata Toleransi”

Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan dan Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Ade Pribadi Siregar berada di Pura Adya Dharma sesaat jelang buka puasa bersama

[@]Halaman Pura Adya Dharma Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, biasanya sepi, hanya nampak lalu lalang warga sekitar.maklum wilayah ini berada dipinggiran kota Salatiga.

Namun pemandangan ini berbeda saat selasa (11.4.2023) ratusan warga nampak duduk dengan rapi. Ada yang memakai peci, ada pula yang mengenakan udeng. Beberapa orang tak mengenakan penutup kepala. mereka nampak dengan akrab saling sapa dan berbincang.

Ya…………..Warga Bendosari itu menyiapkan buka bersama untuk Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Kepada Rasika FM, Tokoh Kristiani Bendosari Istoni Kurniawan mengatakan, hidangan menu buka bersama tersebut sebagai lambang tolerasi yang telah berjalan puluhan tahun.

“Dari generasi saya, ini adalah gelaran kedelapan Bendosari Menjalin Kasih dengan buka bersama lintas agama,” ungkapnya.

Toni menambahkan secara organik adalah kampung umat Kristiani. “Tapi seiring waktu, ada warga Muslim, Katolik, dan bahkan berdiri pura di sini. Kami sangat senang dengan kehadiran saudara yang berbeda keyakinan, tapi memiliki semangat persatuan,” kata Toni.

“Sekarang Bendosari menjadi kampung yang luar biasa, wujud toleransi yang sebenarnya dalam kehidupan nyata,” paparnya.

Senada, Takmir Masjid An Nur Bendosari Imam Fawaid mengaku tersanjung dan bangga dengan rasa kebersamaan warga.

“Bagi kami, meski sederhana tapi ini adalah bentuk kemewahan yang sebenarnya. Meski berbeda keyakinan tapi bisa menjalankan ibadah dengan tenang, apalagi sampai dibikinkan acara buka bersama,” ungkapnya.

Pemangku Pura Adya Dharma, Jero Mangku Nyoman Suasma mengatakan, toleransi adalah denyut nadi Pancasila.

“Kita semua harus saling menghormati antar pemeluk agama, apalagi di Salatiga ini terdiri dari berbagai latar belakang masyarakat,” ungkapnya.

Disatu sisi, Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan menilai buka bersama lintas agama ini adalah bukti nyata toleransi.

“Kita semua harus menjaga toleransi umat beragama ini karena merupakan kekuatan bangsa,” terangnya.

Tokoh Kristiani Bendosari Istoni Kurniawan saat diwawancarai Rasika

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]