URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua

Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua

Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua

Gambar oleh StockSnap di pixaby
Gambar oleh StockSnap di pixaby
Featured Image

Pertambahan usia bukanlah hal yang bisa kita hindari sebesar apa pun usaha kita. Namun hal tersebut bukan berita buruk. Ada banyak hal yang dapat kita syukuri dan pahami hanya dengan bertambahnya usia.

Walau tidak bisa ditampik ada juga hal-hal yang akan berubah seiring berjalannya waktu. Perubahan hormon, perubahan kekuatan fisik, dan beban pekerjaan yang semakin berkurang adalah hal yang natural terjadi.

Tapi tidak perlu khawatir, bagaimana kita menghadapi perubahan usia itulah yang menentukan kenyamanan hidup kita di masa tua. Rasika di sini akan memberikan tips kepada Kawan Rasika agar masa tua Anda tetap positif!

1. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

Kesehatan fisik tentu menjadi hal pertama yang kita jaga sebelum hal lainnya. Baik yang masih sehat atau yang memiliki penyakit, kita tetap bisa turut menjaga kesehatan fisik kita. Menjaga pola makan dengan konsumsi serat, protein, vitamin yang cukup, serta minum air putih yang cukup.

Tidak lupa pula olahraga. Jalan kaki santai pagi atau sore minimal 30 menit setiap hari adalah olahraga yang kami rekomendasikan.

Selain itu ada juga olahraga ringan yang bisa dilakukan sambil duduk seperti latihan kekuatan, peregangan, latihan keseimbangan, dan latihan pernafasan. Langkah-langkah olahraga ini dapat kita cari di aplikasi Youtube. Lalu jangan lupa untuk berjemur setiap harinya.

Melakukan upaya-upaya tersebut bukan hanya terapi untuk fisik kita, namun juga mental kita. Apa yang terjadi dengan mental kita juga dipengaruhi dengan apa yang terjadi pada metabolisme dan hormon yang ada di dalam tubuh.

Selain itu untuk kesehatan mental, mengelola emosi juga sangat penting. Mengelola emosi bukan tentang menahan segala emosi yang kita rasakan; marah, sedih, bahagia, suka, tidak suka, cemas, simpati, dsb.

Namun bagaimana kita dapat merasakan emosi tersebut dengan aman dan tidak beraksi yang menyakiti diri kita dan orang lain. Pada akhirnya perasaan adalah perasaan, aksi kita yang menentukan baik atau buruknya perilaku kita

2. Tetap Jalani Kehidupan Sosial

Walau sudah lanjut usia dan beberapa sudah purnatugas bukan berarti kita harus berhenti untuk bersosialisasi. Sosialisasi harus tetap dilakukan dan hindari isolasi diri. Walau awalnya terlihat sepele, isolasi diri dapat mengakibatkan depresi.

Maka tetaplah bersosialisasi, jika lingkaran Anda saat ini kurang mendukung, maka carilah perkumpulan lain yang lebih cocok dengan Anda yang tentunya lebih positif. Lingkungan yang positif akan membantu kita untuk memancarkan energi positif diri.

3. Lakukan Hobi Positif

Anda Tidak Akan Terlalu Tua untuk Melakukan Hobi Anda Sering kali kita membatasi diri untuk melakukan hobi karena berpikir sudah terlalu tua untuk melakukannya, walau hobi Anda sebenarnya hobi yang positif dan tidak melanggar undang-undang, norma, ataupun agama. Tidak

jarang juga kita mendengar dari orang-orang sekitar yang menyerukan kalimat seolah-olah melakukan hobi itu hanya untuk anak muda. Hal tersebut tidak benar. Tetap lakukan hobi positif Anda. Bagi yang belum mempunyai hobi maka carilah.

Masa tua kita akan lebih berwarna ketika kita dapat melakukan hal-hal positif yang kita sukai. Selain itu melakukan hobi positif juga akan meningkatkan rasa percaya diri, mendapatkan lingkaran sosial baru, perspektif yang fresh dan beberapa orang bahkan menemukan makna serta semangat hidup lewat hobinya. Efek-efek tersebut juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan, loh, Kawan Rasika.

4. Beribadah

Beribadah adalah hal yang paling krusial untuk dilakukan bukan hanya untuk yang sudah lanjut usia namun juga untuk anak muda. Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Tuhan.

Beribadah sudah terbukti dapat meningkatkan ketenangan diri dan menjadi pengingat bagi kita untuk segala hal. Ibadah juga dapat menjaga kita dari perilaku buruk.

 

Kawan Rasika, berapa pun usia Anda saat ini, semoga kita semua selalu diberkahi dengan jiwa yang positif, semangat untuk menjalani hidup, dan pikiran yang jernih. Mari menebarkan energi positif kepada dunia agar dunia ini menjadi lebih indah dan berwarna.

Ditulis Oleh: Zorina Alzahra

BACA JUGA :

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Maut Masih Mengintai di Perlintasan Sebidang
Dilema Anggaran Keselamatan Kereta di Jawa T imur
Pemprov Jawa Timur berhasil menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang hingga 22 kasus pada 2025. Keberhasilan ini dicapai berkat 1.344 petugas penjaga yang tersebar di 336 titik. Namun, capaian...
Video komplain program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Dukuh 05 Salatiga menjadi perhatian publik. Kepala sekolah Jumarti menjelaskan keluhan menu telah beberapa kali disampaikan kepada penyedia. Peristiwa itu terjadi di Salatiga dan viral pada Senin (2/3/2026). Evaluasi dilakukan dengan perbaikan menu serta kontrol kualitas makanan.
Viral di Medsos, Kepala SDN Dukuh Salatiga Tolak Menu MBG
Video komplain program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Dukuh 05 Salatiga menjadi perhatian publik. Kepala sekolah Jumarti menjelaskan keluhan menu telah beberapa kali disampaikan kepada penyedia....
Pergerakan tanah yang memicu longsor kembali terjadi di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menyampaikan peristiwa dipicu curah hujan tinggi. Pemerintah daerah bersama dinas terkait menambah sistem EWS guna mengantisipasi ancaman bagi warga sekitar.
Longsor Kalongan Kian Aktif, BPBD Kabupaten Semarang Tambah EWS di Sisi Barat
Pergerakan tanah yang memicu longsor kembali terjadi di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menyampaikan...
Jasa cat cepat mobil dan motor milik Muhammad Ikhsan menjadi solusi perbaikan kendaraan ringan di Jalan Pemotongan, depan Disperindag, Kota Salatiga. Ikhsan telah menjalankan usaha ini sejak 17 tahun lalu. Layanan cat dan dempul cepat dengan tarif terjangkau membuat banyak sopir dan pemilik kendaraan memilih jasanya.
Pertama di Salatiga, Cat Mobil Pinggir Jalan, Hasil Memuaskan, Musuhnya hanya Hujan
Jasa cat cepat mobil dan motor milik Muhammad Ikhsan menjadi solusi perbaikan kendaraan ringan di Jalan Pemotongan, depan Disperindag, Kota Salatiga. Ikhsan telah menjalankan usaha ini sejak 17 tahun lalu....
Pohon kersen tumbang akibat angin kencang di kawasan Makam China Ngebong, Jalan Ahmad Dahlan, Sidorejo Lor, Kota Salatiga, Jumat (27/2/2026). BPBD Salatiga memastikan tidak ada korban jiwa. Pohon setinggi sekitar lima meter menimpa nisan makam dan kabel optik, lalu dievakuasi petugas menggunakan gergaji mesin.
Angin Kencang, Belasan Nisan di Makam Ngebong Salatiga Tertimpa Pohon Kersen
Pohon kersen tumbang akibat angin kencang di kawasan Makam China Ngebong, Jalan Ahmad Dahlan, Sidorejo Lor, Kota Salatiga, Jumat (27/2/2026). BPBD Salatiga memastikan tidak ada korban jiwa. Pohon setinggi...
Muat Lebih

POPULER

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Semarang, Eko Lesmono, menyampaikan aspirasi kepada Komisi X DPR RI dalam dialog pendidikan di Kabupaten Semarang, baru-baru ini. Ia mendesak perlindungan guru masuk RUU Sisdiknas Prolegnas 2026 serta percepatan penyelesaian tenaga non-ASN melalui pengangkatan ASN dan penataan berbasis kebutuhan daerah.
PGRI Kabupaten Semarang Usulkan Perlindungan Guru Masuk RUU Sisdiknas
Exit Tol Fungsional Ambarawa Dibuka Searah Saat Mudik dan Balik Lebaran, Hanya untuk Kendaraan Pribadi
Exit Tol Fungsional Ambarawa Dibuka Searah Saat Mudik dan Balik Lebaran, Hanya untuk Kendaraan Pribadi
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, mendesak Pemkab Semarang mempercepat penanganan banjir dan longsor di Kalongan, Susukan–Kutilang, Lerep, Nyatnyono, dan Blanten, Jumat (27/2/2026). Ia meminta pengerukan Sungai Kaligung serta perbaikan jalan terdampak karena sedimentasi dan cuaca ekstrem. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan BBWS dan instansi terkait.
Longsor dan Banjir Ancam Permukiman, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Desak Penanganan Segera

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved