URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Salatiga menyerahkan penghargaan dan 908 SK PPPK Paruh Waktu secara simbolis usai upacara HUT ke-54 KORPRI dan HUT ke-80 PGRI di Alun-alun Pancasila Salatiga, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini menegaskan komitmen integritas ASN serta penguatan profesionalisme dan netralitas aparatur pelayanan publik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Usai Upacara HUT KORPRI, Wali Kota Salatiga Serahkan SK PPPK dan Satya Lencana

Usai Upacara HUT KORPRI, Wali Kota Salatiga Serahkan SK PPPK dan Satya Lencana

Usai Upacara HUT KORPRI, Wali Kota Salatiga Serahkan SK PPPK dan Satya Lencana

Wajah berseri Nampak dari ratusan tenaga honorer di Pemkot Salatiga usai terima SK
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penyerahan SK itu dilakukan Secara khusus oleh Wali Kota Salatiga usai upacara hari Korpri dilapangan Pancasila Alun Alun Salatiga. Senin (1.12.2025)

Wali kota juga menyerahkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya, pemenang PNS Berprestasi, serta 908 Surat Keputusan (SK) PPPK Paruh Waktu yang diterimakan secara simbolis kepada 2 orang PPPK Paruh Waktu, sembari mengingatkan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab moral untuk bekerja sepenuh hati dan menjaga integritas dalam melayani masyarakat.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Senin (1/12/2025), Berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Wali Kota, Forkopimda Plus, Ketua TP PKK, Pj. Sekretaris Daerah beserta jajaran dan seluruh peserta upacara dari anggota KORPRI dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu se-Kota Salatiga.

Dalam sambutannya, Robby Hernawan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh anggota KORPRI atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas yang telah diberikan selama lebih dari setengah abad. Dengan mengangkat tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”, ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan, soliditas, integritas, serta kemandirian ASN, terutama dalam menjaga netralitas KORPRI dari intervensi politik.

“Atas nama organisasi KORPRI dan pribadi, saya menyampaikan Selamat Ulang Tahun ke-54 kepada seluruh anggota KORPRI di manapun Saudara-saudara bertugas. Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dharma bakti, dedikasi, dan loyalitas yang telah Saudara tunjukkan selama lebih dari setengah abad dalam menjalankan tugas negara.”

Robby mengingatkan bahwa KORPRI memiliki peran sentral dalam implementasi APBN sebesar Rp 3.600 triliun dan APBD sebesar Rp 1.300 triliun, sehingga seluruh ASN diminta untuk bekerja fokus demi mewujudkan ASTA CITA Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Menjelang akhir Tahun 2025 dan memasuki Tahun 2026, Wali Kota mengajak seluruh anggota KORPRI untuk menerapkan sikap KORPRI SIAGA. Delapan tekad kesiapsiagaan tersebut mencakup penguatan persatuan dan soliditas organisasi, penegakan netralitas dan integritas, serta peningkatan profesionalisme dan kompetensi ASN. Selain itu, KORPRI juga didorong untuk aktif berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan digital.

Wali Kota menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab, serta menghindari berbagai bentuk penyimpangan. Kesiapsiagaan terhadap bencana serta penumbuhan empati sosial juga menjadi bagian dari tekad tersebut.

Dari sisi pembangunan, KORPRI diharapkan dapat turut berkontribusi dalam peningkatan Pendapatan Negara dan Daerah, sekaligus berperan aktif dalam mengawal Reformasi Birokrasi untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota KORPRI harus senantiasa menjaga nama baik organisasi dan profesinya sebagai ASN.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved