RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2026.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, besarnya anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung seluruh tahapan pelaksanaan Pilkades, mulai dari sosialisasi, pembentukan panitia, pengawasan hingga kebutuhan lainnya.
Hal itu disampaikan Ngesti usai mengikuti rapat paripurna dengan agenda penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2026 di DPRD Kabupaten Semarang, Senin (31/8/2026).
“Anggaran Pilkades totalnya kalau semuanya hampir sekitar Rp16 miliar,” kata Ngesti.
Menurutnya, tambahan kebutuhan anggaran Pilkades akan dipenuhi melalui efisiensi sejumlah kegiatan di lingkungan Pemkab Semarang. Anggaran yang dinilai tidak mendesak maupun tidak menjadi prioritas akan dialihkan untuk mendukung pelaksanaan Pilkades.
“Yang diefisiensi misalnya anggaran-anggaran yang tidak prioritas. Misalnya makan minum, kemudian juga yang tidak mendesak. Ini nanti kita geser dulu ke anggaran yang sifatnya sangat prioritas,” jelasnya.
Ngesti menegaskan, efisiensi tersebut dilakukan agar kebutuhan anggaran Pilkades tetap terpenuhi sesuai dengan perencanaan awal.
“Jangan sampai nanti anggaran Pilkades ini berkurang. Harapan kami tetap sesuai dengan yang kita rencanakan, sesuai dengan perencanaan awal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ngesti berharap pelaksanaan Pilkades serentak dapat berjalan aman, kondusif, dan memberikan ketenangan bagi masyarakat. Pemkab Semarang, kata dia, akan berkoordinasi dengan Forkopimda, tim terkait, Forkopimcam, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta berbagai unsur masyarakat untuk mengawal pelaksanaan Pilkades.
“Kami berharap mohon bantuannya kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan semua pihak untuk bersama-sama mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Semarang,” pungkasnya. (win)







