URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendukung penerapan syarat vaksin booster untuk pelaku perjalanan saat mudik lebaran 2022. Selain mendukung percepatan vaksinasi booster, Ganjar menganggap hal itu bagus untuk keamanan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Ganjar: Bagus, Biar Lebih Aman

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Ganjar: Bagus, Biar Lebih Aman

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Ganjar: Bagus, Biar Lebih Aman

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendukung penerapan syarat vaksin booster untuk pelaku perjalanan saat mudik lebaran 2022. Selain mendukung percepatan vaksinasi booster, Ganjar menganggap hal itu bagus untuk keamanan.

“Kemarin diterapkan di jakarta itu ternyata ngantri, saya baca beritanya dan itu ada baiknya juga karena itu mendorong (percepatan),” ucapnya ditemui usai penyampaian LKPJ 2021 di Gedung DPRD Jateng, Selasa (29/3).

Apalagi dengan kebijakan tersebut, lanjut Ganjar, masyarakat umum bisa mendapatkan vaksin booster. Sehingga tak perlu mengantre lebih lama lagi.

“Kalau pemerintah sudah membuka bahwa vaksin booster bisa dipakai untuk siapapun tidak ngantri urutan dari lansianya dulu tapi siapa boleh,” ujarnya.

Ganjar meyakini, masyarakat saat ini juga lebih banyak yang memiliki kesadaran untuk lebih sehat dengan vaksinasi. Maka Ganjar menilai, syarat vaksin booster untuk pemudik sangat bagus.

“Dugaan saya akan banyak orang mau. Karena mereka yang punya kesadaran tinggi untuk sehat udah banyak dan itu cara bagus menurut saya biar lebih aman,” tegasnya.

Persiapan Ramadan dan Mudik Lebaran, Ganjar Siapkan Skenario Ini

Gubernur Ganjar Pranowo juga telah meminta jajarannya untuk menyiapkan skenario menghadapi Ramadan dan Lebaran 2022. Selain skenario antisipasi kenaikan harga sejumlah komoditas, juga disiapkan skenario menghadapi mudik.

“Satu, tentu covid masih ada maka kita mintakan sebentar lagi bulan puasa yuk kita jaga prokes, yang solat tarawih boleh tapi prokesnya dijaga, takmir dan panitia ramadan agar menyiapkan,” katanya.

Ganjar meminta masyarakat untuk menahan diri melaksanakan Buka Puasa Bersama. Tujuannya, kata Ganjar, agar pelaksanaan ibadah bersama tetap lancar dengan prokes yang diterapkan.

“Buka bersamanya nggak usah dulu jadi ibadah bersamanya bisa berjalan dengan baik prokesnya terjaga,” ujarnya.

Selain itu, Ganjar menyebut Kementerian Perhubungan memprediksi akan ada 900ribu kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah. Artinya, jutaan orang akan masuk saat lebaran 2022.

“Maka kita mesti menyiapkan seperti skenario sebelumnya, tapi lagi-lagi soal prokes mesti kita siapkan,” katanya.

Sementara terkait harga bahan pokok yang fluktuatif, Ganjar menegaskan pihaknya terus memantau. Beberapa komoditas harganya masih terkendali. Ganjar pun terus berkomunikasi dengan Kementerian Perindustrian terkait harga minyak curah agar proses penyaluran dipermudah dan dipercepat.

“Kalau yang Rp 23.000 dan bermerek kan sudah banyak, saya kira udah banjir lah itu ya. Tapi yang masyarakat kecil yang bisnis dan ukm butuh minyak harga murah, saya kira yang Rp 14.000 itu mesti diselesaikan. Kemarin saya sudah bicara dengan pak menteri sih,” tandasnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan