KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Vaksin COVID-19 Untuk Anak Dimulai, Ganjar : Ini Bagus, Anak-anak Kita Bentengi

Vaksin COVID-19 Untuk Anak Dimulai, Ganjar : Ini Bagus, Anak-anak Kita Bentengi

Vaksin COVID-19 Untuk Anak Dimulai, Ganjar : Ini Bagus, Anak-anak Kita Bentengi

RASIKAFM – Akbar, Izza, Davi, dan Saka adalah sedikit dari ribuan siswa di Kota Semarang yang hari ini menerima vaksinasi massal untuk pelajar. Mereka tampak percaya diri dan semangat mengikuti vaksinasi.

“Kamu sekolah di mana? Kamu kok mau ikut vaksin? Sakit nggak disuntik?,” tanya Ganjar pada Akbar.

“SMP 3 pak, divaksin supaya sehat. Nggak sakit pak,” sahut Akbar sembari menerima suntikan vaksin.

Ganjar yang didampingi Kepala BIN Jawa tengah Brigjen Sondi Siswanto, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, serta jajaran Forkopimda Kota Semarang kemudian berdialog dengan sejumlah pelajar SMP lainnya.

“Ini sebenarnya serentak seluruh Indonesia, nanti pak Presiden akan melaunching ini dan kita mulai dulu beberapa daerah salah satunya di Kota Semarang. Nanti setelah ini (daerah lain) jalan,” ujar Ganjar saat wawancara.

Ganjar mendapat laporan bahwa antusiasme para siswa untuk mendapatkan vaksin begitu tinggi. Sebab, sudah banyak yang mengantri selain 4 SMP yang hari ini dijadwalkan menerima vaksin.

“Ini bagus pak Wali Kota memulai di SMP 3, dan saya lihat antusiasmenya cukup banyak dan yang hadir dari 4 SMP,” kata Ganjar.

Antusiasme ini jadi cerita menarik, kata Ganjar, sebab baik siswa maupun orangtua semangat untuk mendapatkan vaksin. Harapannya, vaksin untuk anak 12-17 tahun yang dimulai secara massal untuk pelajar jadi persiapan Pembelajaran Tatap Muka ketika kasus melandai.

“Antusiasme ini yang menurut saya bagian yang bagus, mudah-mudahan anak-anak kita juga bisa kita amankan. Sehingga kelak kemudian kalau sudah agak melandai mereka bisa masuk sekolah kembali, sudah dibentengi lah,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melaporkan jika pelaksanaan vaksinasi anak 12-17 tahun di wilayahnya sudah dimulai. Selain untuk pelajar SMP, parallel pada hari ini juga berlangsung untuk siswa SMA di SMAN 1 Semarang.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis