[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Vaksinasi Kalangan Umum di Kabupaten Semarang Ditunda

Vaksinasi Kalangan Umum di Kabupaten Semarang Ditunda

Vaksinasi Kalangan Umum di Kabupaten Semarang Ditunda

Petugas sedang melayani vaksinasi bagi para lansia di Puskesmas Ungaran, Kamis (17/6/2021). (Foto/win)


UNGARAN – Masyarakat umum di Kabupaten Semarang tampaknya harus bersabar untuk mendapatkan layanan vaksinasi. Pasalnya, vaksinasi skala prioritas bagi para pelayan publik dan lansia belum sepenuhnya selesai.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Hesti Wulandari menjelaskan pihaknya masih mengutamakan vaksinasi bagi pelayan publik seperti TNI, Polri, tenaga pendidik dan lansia. Sebab hingga saat ini baru sekitar 35 persen pelayan publik yang sudah divaksinasi, sedangkan kalangan lansia masih sekitar 60 persen.

Belum lama ini pihaknya telah mengajukan permintaan 4.000 dosis vaksin ke Dinkes Jateng dan disetujui mengingat proses vaksinasi di Kabupaten Semarang dinilai bagus. Dari 4.000 dosis itu telah didistribusikan ke puskesmas untuk melayani vaksinasi pelayan publik dan lansia.

Kepala Puskesmas Ungaran Nugraha menerangkan, beberapa waktu lalu memang sempat terjadi kekosongan vaksin namun tidak terlalu lama. Menurutnya, kekosongan disebabkan animo penerima vaksin yang tinggi sementara jumlah vaksin terbatas. Meski demikian pihaknya tetap berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Semarang agar segera bisa dilakukan dropping vaksin.

Dalam dua hari terakhir, pihaknya telah mengajukan permintaan sebanyak 900 dosis vaksin, akan tetapi baru terealisasi 400 dosis. Untuk sementara vaksinasi diutamakan bagi pelayan publik dan lansia, sehingga bagi masyarakat umum diminta bersabar dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (win)

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px