KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wagub Jateng Ajak Pelajar NU Menjadi Solusi Pendidikan di Jateng

Wagub Jateng Ajak Pelajar NU Menjadi Solusi Pendidikan di Jateng

Wagub Jateng Ajak Pelajar NU Menjadi Solusi Pendidikan di Jateng

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak pelajar NU untuk membantu mengatasi masalah pendidikan di Jateng, seperti perundungan dan pelecehan seksual. Wagub meminta para pelajar NU menjadi contoh bagi yang lain dengan semangat belajar, berjuang, dan bertakwa. Selain itu, mereka juga diharapkan bisa membantu organisasi NU dan Muslimat NU serta menjadi kader-kader yang berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Foto: dok. Pemprov Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat pelantikan PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Kebumen, di Universitas Putra Bangsa Kebumen, Sabtu (11/06/2023).

Kebumen – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta Pelajar NU membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan pendidikan di Jateng. Hal itu disampaikan wagub saat pelantikan PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Kebumen, di Universitas Putra Bangsa Kebumen, Sabtu (11/06/2023).

Ia menuturkan, pemerintah terus memperhatikan berbagai masalah di dunia pendidikan, seperti perundungan dan pelecehan seksual.

“Kami dari pemerintah saat ini concern (perhatian) di dalam pendidikan, banyak hal. Bukan hanya bagaimana memajukan kualitas pendidikannya. Di sana masih banyak permasalahan-permasalahan. Mulai dari bullying, ternyata lebih dari itu, kekerasan seksual itu juga ada di lingkungan adik-adik,” kata Gus Yasin, sapaannya.

Wagub meminta agar para pelajar NU terus berjuang memajukan pendidikan. Dengan semangat belajar, berjuang, dan bertakwa, mereka diharapkan bisa menjadi contoh bagi pelajar lainnya.

“Karena Anda di IPNU/ IPPNU memiliki tugas selain belajar, berjuang, juga bertakwa. Tiga unsur ini kalau kita padu padankan, itu bisa menjadi contoh baik di lingkungan pendidikan. Dan ini sangat menarik,” imbuhnya.

Selain memiliki tugas-tugas tersebut, Gus Yasin berharap IPNU dan IPPNU bisa membantu organisasi NU serta Muslimat NU. Menurut wagub, hal itu bisa menjadi pembelajaran sekaligus pendewasaan untuk melayani umat.
Dari situ, lanjutnya, para pelajar NU akan terlatih menjadi kader-kader NU, serta tokoh-tokoh yang bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Kami butuh kader-kader orang orang yang memiliki pemikiran, tujuan mengembangkan bangsa negara. Negara ini butuh orang-orang hebat memiliki tujuan yang cemerlang,” tandas Gus Yasin.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]