URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak pelajar NU untuk membantu mengatasi masalah pendidikan di Jateng, seperti perundungan dan pelecehan seksual. Wagub meminta para pelajar NU menjadi contoh bagi yang lain dengan semangat belajar, berjuang, dan bertakwa. Selain itu, mereka juga diharapkan bisa membantu organisasi NU dan Muslimat NU serta menjadi kader-kader yang berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wagub Jateng Ajak Pelajar NU Menjadi Solusi Pendidikan di Jateng

Wagub Jateng Ajak Pelajar NU Menjadi Solusi Pendidikan di Jateng

Wagub Jateng Ajak Pelajar NU Menjadi Solusi Pendidikan di Jateng

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak pelajar NU untuk membantu mengatasi masalah pendidikan di Jateng, seperti perundungan dan pelecehan seksual. Wagub meminta para pelajar NU menjadi contoh bagi yang lain dengan semangat belajar, berjuang, dan bertakwa. Selain itu, mereka juga diharapkan bisa membantu organisasi NU dan Muslimat NU serta menjadi kader-kader yang berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Foto: dok. Pemprov Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat pelantikan PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Kebumen, di Universitas Putra Bangsa Kebumen, Sabtu (11/06/2023).
featured-img

Kebumen – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta Pelajar NU membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan pendidikan di Jateng. Hal itu disampaikan wagub saat pelantikan PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Kebumen, di Universitas Putra Bangsa Kebumen, Sabtu (11/06/2023).

Ia menuturkan, pemerintah terus memperhatikan berbagai masalah di dunia pendidikan, seperti perundungan dan pelecehan seksual.

“Kami dari pemerintah saat ini concern (perhatian) di dalam pendidikan, banyak hal. Bukan hanya bagaimana memajukan kualitas pendidikannya. Di sana masih banyak permasalahan-permasalahan. Mulai dari bullying, ternyata lebih dari itu, kekerasan seksual itu juga ada di lingkungan adik-adik,” kata Gus Yasin, sapaannya.

Wagub meminta agar para pelajar NU terus berjuang memajukan pendidikan. Dengan semangat belajar, berjuang, dan bertakwa, mereka diharapkan bisa menjadi contoh bagi pelajar lainnya.

“Karena Anda di IPNU/ IPPNU memiliki tugas selain belajar, berjuang, juga bertakwa. Tiga unsur ini kalau kita padu padankan, itu bisa menjadi contoh baik di lingkungan pendidikan. Dan ini sangat menarik,” imbuhnya.

Selain memiliki tugas-tugas tersebut, Gus Yasin berharap IPNU dan IPPNU bisa membantu organisasi NU serta Muslimat NU. Menurut wagub, hal itu bisa menjadi pembelajaran sekaligus pendewasaan untuk melayani umat.
Dari situ, lanjutnya, para pelajar NU akan terlatih menjadi kader-kader NU, serta tokoh-tokoh yang bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Kami butuh kader-kader orang orang yang memiliki pemikiran, tujuan mengembangkan bangsa negara. Negara ini butuh orang-orang hebat memiliki tujuan yang cemerlang,” tandas Gus Yasin.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved