URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam penghargaan People of The Year 2023, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, diakui sebagai Government Officer for Healthcare and Stunting Eradication Initiatives. Penerimaan penghargaan ini mencerminkan dedikasi Mbak Ita terhadap penanganan stunting di Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Walikota Semarang Meraih Penghargaan Kesehatan atas Keberhasilan Program Stunting

Walikota Semarang Meraih Penghargaan Kesehatan atas Keberhasilan Program Stunting

Walikota Semarang Meraih Penghargaan Kesehatan atas Keberhasilan Program Stunting

Foto: Dok./IST
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima penghargaan kategori Government Officer for Healthcare and Stunting Eradication Initiatives dalam acara malam penganugerahan People of The Year 2023 di Grand Studio Metro TV, Jumat (24/11/2023).
featured-img

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menerima penghargaan kategori Government Officer for Healthcare and Stunting Eradication Initiatives dalam People of The Year 2023 di Grand Studio Metro TV pada Jumat (24/11/2023).

Penghargaan ini mencerminkan komitmen dan perhatian serius Wali Kota Semarang, yang akrab disapa Mbak Ita, terhadap masalah kesehatan dan stunting di Kota Semarang. Mbak Ita menegaskan bahwa pencapaian ini berkat dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak di Kota Semarang, termasuk stakeholder dan masyarakat.

Optimisme Menuju Zero Stunting 2024

Setelah menerima penghargaan, Mbak Ita menyampaikan optimisme bahwa pada tahun 2024, Kota Semarang akan menjadi kota dengan tingkat stunting nol.

“Kami atas nama pemerintah Kota Semarang dan mewakili semua pihak, karena semua adalah konsep bergerak bersama. Dan tentunya dengan diberikan penghargaan akan menjadikan motivasi kami semua, dan kami targetkan Insya-Allah 2024 nanti zero stunting,” ungkapnya.

Penghargaan People of The Year 2023 merupakan bagian dari peringatan HUT ke-23 Metro TV dengan tema ‘Merayakan Kebersamaan’. Sebanyak 11 penghargaan diserahkan kepada pemerintah daerah, bisnis, Person of The Year, dan Lifetime Achievement. Proses penilaian penerima penghargaan ini didasarkan pada hasil riset dan verifikasi faktual, memastikan keobjektifan dan keselarasan dengan prinsip ‘knowledge to elevate’ yang diusung oleh Metro TV.

Dukungan Langsung dari Presiden ke-5 RI

Mbak Ita menambahkan bahwa keberhasilan program penanganan stunting di Kota Semarang juga berkat arahan langsung dari Presiden ke-5 RI, Megawati Sukarnoputri. Dalam waktu satu tahun, Pemkot Semarang berhasil menurunkan kasus stunting sebanyak 10 persen.

“Kami sangat didukung oleh ibu Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri yang menjadikan angka stunting turun 10 persen dalam waktu 1 tahun,” pungkasnya.

Tak hanya dalam penanganan stunting, Kota Semarang juga meraih capaian tertinggi dalam program Universal Health Coverage (UHC) dengan angka mencapai 99,23 persen pada tahun 2023. Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pun turut mengukuhkan prestasi ini.

Tahun yang sama, Kota Semarang juga memperoleh penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia sebagai daerah yang peduli terhadap penanganan stunting dan layak anak.

BACA JUGA :

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon