URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berhasil mencapai target Universal Health Coverage (UHC) sebesar 96,12 persen. Jumlah itu melampaui target yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan yakni 95 persen. Artinya, hampir keseluruhan masyarakat Kabupaten Semarang atau sekitar 1.024.984 jiwa sudah terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Warga Miskin Kabupaten Semarang Makin Mudah Dapatkan Layanan Kesehatan

Warga Miskin Kabupaten Semarang Makin Mudah Dapatkan Layanan Kesehatan

Warga Miskin Kabupaten Semarang Makin Mudah Dapatkan Layanan Kesehatan

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang dibuka bagi masyarakat umum usai peluncuran Pencapaian UHC Kabupaten Semarang Tahun 2023 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (6/10/2023).

Foto: win

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang dibuka bagi masyarakat umum usai peluncuran Pencapaian UHC Kabupaten Semarang Tahun 2023 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (6/10/2023).
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berhasil mencapai target Universal Health Coverage (UHC) sebesar 96,12 persen. Jumlah itu melampaui target yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan yakni 95 persen. Artinya, hampir keseluruhan masyarakat Kabupaten Semarang atau sekitar 1.024.984 jiwa sudah terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan dengan pencapaian UHC itu diharapkan dapat semakin meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Kabupaten Semarang.

“Seluruh warga yang ber-KTP Kabupaten Semarang bisa dilayani BPJS Kesehatan, terutama bagi warga tidak mampu,” kata Ngesti usai acara peluncuran Pencapaian UHC Kabupaten Semarang Tahun 2023 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (6/10/2023).

Khusus bagi masyarakat tidak mampu dan belum terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan, jelas Ngesti, tidak perlu khawatir. Dengan UHC ini, mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan jauh lebih mudah tanpa harus menunggu lama.

“Jika kebetulan sakit dan harus mendapatkan penanganan bisa langsung daftar (BPJS Kesehatan), lima menit langsung on. Kalau dulu kan harus nunggu 14 hari, baru bisa diaktifkan kepesertaannya,” ujarnya.

Berkaitan dengan anggaran, Ngesti menambahkan, sebanyak Rp 44,2 miliar disediakan untuk meng-cover kepesertaan BPJS Kesehatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Semarang. Jumlah itu masih ditambah Rp 5 miliar untuk meng-cover warga miskin yang memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Jadi totalnya Rp 49,2 miliar. Tahun depan kita anggarkan seluruhnya Rp 50,6 miliar, sehingga sampai Desember 2024 Kabupaten Semarang target UHC tetap tercapai,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Dwi Syaiful Noor Hidayat menerangkan, pencapaian UHC ini memberikan keuntungan bagi warga miskin karena jaminan kesehatannya bisa terpenuhi.

“Artinya jika jaminan kesehatan terpenuhi, maka derajat kesehatan masyarakat meningkat. Dengan hal itu kinerja turut meningkat sehingga angka kemiskinan bisa ditekan,” papar Syaiful. (win)

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Sedikitnya 150 ayam ketawa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 di Kompleks GOR KONI Salatiga, Minggu (7/6/2026). Kontes tingkat nasional ini digelar untuk melestarikan ayam ketawa asal Sidrap, Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat komunitas pecinta ayam ketawa yang terus berkembang di berbagai daerah.
Meriah! Ajang Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 2026 di Salatiga
Sedikitnya 150 ayam ketawa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 di Kompleks GOR KONI Salatiga, Minggu (7/6/2026). Kontes tingkat nasional ini digelar untuk melestarikan...
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30...
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP...
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%
Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,23 persen secara bulanan pada Mei 2026 setelah sebelumnya mencatat deflasi. Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, hingga telepon...
06 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
06 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....

POPULER

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved