KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Warga Sekitar Tingkir Heboh, Mendadak Muncul Bunga Bangkai Yang Baunya Menyengat

Warga Sekitar Tingkir Heboh, Mendadak Muncul Bunga Bangkai Yang Baunya Menyengat

Warga Sekitar Tingkir Heboh, Mendadak Muncul Bunga Bangkai Yang Baunya Menyengat

Listyono saat menunjukkan bunga bangkai dibelakang rumahnya

Warga sekitar Karangduwet Tingkir Salatiga heboh, seiring kemunculan Bunga bangkai atau Amorphophallus Titanium yang tumbuh dan mekar di pekarangan Listyono.

Dari pantauan rasikafm.com dilapangan, bunga ini tumbuh dengan diameter kurang lebih 45 cm dan tinggi sekitar betis orang dewasa.

Bunga tersebut sekarang dirawat pemilik pekarangan sampai tumbuh lebih besar.

Pemilik rumah, Listyono mengatakan awal mula ia mengira ada bangkai di pekarangan rumahnya.

“Awalnya dari baunya yang tidak enak, saya cari-cari sumber baunya masih belum ketemu,Lalu saya mencari di pekarangan rumah saya ciu-cium lagi ternyata baunya dari bunga ini,” kata Listyono kepada media, Minggu (17/7/2022).

Awalnya Ia mengira bau bangkai ini bersumber dari tikus yang sudah mati.

Listyono mengaku penemuan bunga ini baru satu hari lalu.

“Bunga ini sudah agak besar padahal saya sering masuk ke pekarangan rumah karena juga ada tanaman lain yang saya

tanam disitu, Tetapi untuk bunga ini baru ketemu tadi malam karena baunya itu,” tambahnya.

Menurutnya bau dari bunga bangkai ini paling menyekat saat malam hari.

“Sekitar habis maghrib baunya sangat menyengat jarak 20 meter saja masih terasa baunya,” ucapnya.

Masyarakat sekitar pertama kali merasa terganggu dengan bau yang menyengat ini.

“Karena tidak tahu awalnya agak mengganggu, setelah warga sekitar melihat bunga ini banyak yang tertarik karena keindahan dan keunikan bunga ini,” katanya.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]