KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Warga Suruh Menjadi Korban Penipuan Bisnis Minyak Goreng, Korban Tidak Melapor Kepada Polisi

Warga Suruh Menjadi Korban Penipuan Bisnis Minyak Goreng, Korban Tidak Melapor Kepada Polisi

Warga Suruh Menjadi Korban Penipuan Bisnis Minyak Goreng, Korban Tidak Melapor Kepada Polisi

Korban penipuan itu menimpa Asih Susilowati (38) warga Dusun Krajan 2 Desa Beji Lor Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang sebesar 23 juta.

Saat Ditemui wartawan Jumat (17/6/2022) di rumahnya, Asih menceritakan penipuan yang dialaminya. Berawal dari sekira dua minggu lalu, dia mendapat pesan WA dari seorang yang mengaku bernama Suparti. Dalam percakapan tersebut, Suparti menyampaikan asal Tegalrejo Kota Salatiga tapi saat ini tinggal di Ungaran Kabupaten Semarang.

Suparti awalnya menanyakan tentang bisnis roti yang dijalankan Asih. “Dia tanya-tanya soal roti, termasuk tahu kalau roti buatan saya titip jual di beberapa lapak dan pabrik di Salatiga,” ujarnya.

Kemudian percakapan melebar hingga ke peluang bisnis jual beli minyak goreng dan barang kebutuhan lain. “Suparti mengatakan dia adalah ‘orang dalam’ di PT. Indomarco Retail Semarang, sehingga bisa mendapatkan harga lebih murah dari pasaran,” jelas Asih.

Selisih harga yang disampaikan berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per krat minyak goreng. “Saya kemudian transfer ke rekening Suparti beberapa kali. Pertama uang muka Rp 700.000, kemudian Rp 3 juta, Rp 10 juta, dan Rp 1,5 juta. Total yang sudah ditransfer Rp 23,2 juta,” kata Asih.

Setelah melakukan transfer, ternyata barang yang dipesan tidak kunjung datang. “Alasan Suparti ada saja, bahkan saya akhirnya diblok. Dia mengatakan barang sudah mau dikirim, tapi dari jam 10.00 hingga 16.00 WIB tidak ada kejelasan. Saat saya datang ke tempat yang sesuai sharelock dia, juga tidak ada,” paparnya.

Korban Asih saat diwawancarai Rasika

Sementara itu meski menjadi korban penipuan, namun Asih mengaku tidak melaporkan kejadian ini ke kepolisian. “Memang ada teman-teman yang pesan barang tersebut kepada saya, tapi saya ganti agar tidak ada komplain,” ungkapnya.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]