URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Warung Makan Gule Mbah Djaeni menjadi kuliner legendaris yang dikelola generasi ketiga keluarga Roni Eka Bastian di gang Jalan Sukowati, Salatiga, sejak 1978. Tetap ramai dikunjungi hingga kini karena cita rasa rempah khas dan menu unik seperti gule goreng yang diolah segar setiap hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Warung Gule Mbah Djaeni 1978, Legendaris Kuliner di Salatiga

Warung Gule Mbah Djaeni 1978, Legendaris Kuliner di Salatiga

Warung Gule Mbah Djaeni 1978, Legendaris Kuliner di Salatiga

Sate Gule Mbah Djaelani berdiri sejak 1978
Sate Gule Mbah Djaelani berdiri sejak 1978
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai kota tertua nomor dua di Indonesia, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) memiliki beragam kuliner yang legendaris. Salah satunya adalah Warung Makan Gule Mbah Djaeni yang sudah berdiri sejak 1978. Terletak di gang kecil di tengah kota Salatiga, warung kecil rumahan itu masih eksis dan menjadi jujugan para pecinta kuliner yang datang di Kota Salatiga.

Tak hanya warga Kota Salatiga yang berkunjung, Gule Mbah Djaeni selalu ramai pengunjung saat libur panjang maupun akhir pekan. Bahkan tak jarang pengunjung rela antre menunggu pelanggan lain selesai makan untuk merasakan sensasi olahan kambing yang masih otentik hampir setengah abad itu.

Pengelola Warung Makan Gule Mbah Djaeni, Roni Eka Bastian mengatakan, warung tersebut saat ini sudah dikelola oleh generasi ketiga. Dia sebagai cucunya kini yang mengelola warung tersebut bersama keluarga.

“Ciri khas di sini adalah pada bumbu rempahnya. Rempahnya itu kuat, tapi tidak meninggalkan bekas di lidah. Selain itu, kita prosesnya segar, kita olah pagi dan disajikan secara langsung,” ungkap Roni kepada Rasika FM.

Sejak dahulu, warung gule Mbah Djaeni berada di rumah yang berada di gang Jalan Sukowati nomor 33B, Kalicacing, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Suasana rumah yang terkesan jadul menjadi saya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang.

“Banyak yang datang juga dari luar kota. Mereka dulunya langganan simbah, ke sini saat liburan begitu. Karena keterbatasan tempat, mereka sampai rela nunggu di luar juga,” kata Roni.

Diakuinya, menu warisan dari sang nenek adalah tongseng kambing dan gule. Namun beberapa waktu terakhir banyak pengunjung yang memesan kambing goreng, sate oseng bawang, dan gule goreng.

“Itu jadi menu signature kita yang paling best seller. Karena belum banyak menu itu di Salatiga. Gule goreng itu di Salatiga baru kami yang punya. Gule goreng itu kuah gule dan daging kambingnya yang telah di goreng dipisah. Itu menjadikan cita rasa gule dengan sensasi daging yang renyah,” bebernya.

Roni mengaku, dalam sehari warung Gule Mbah Djaeni bisa menghabiskan hingga 70 porsi. Dirinya tidak berani stok banyak, karena semua daging dimasak secara segar.

“Kita memang mengutamakan, beli langsung habis. Jadi daging hari ini dihabiskan hari ini juga. Untuk harga di sini mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 30.000,” katanya.

Salah seorang pembeli Walda mengaku tertarik dengan warung makan Gule Mbah Djaeni karena ada menu yang unik, yakni gule goreng. Perpaduan kuah gule yang gurih dengan daging kambing yang renyah sangat cocok.

“Gule gorengnya enak, dagingnya empuk dan renyah. Baru pertama kali juga nyoba gule tapi goreng. Ada juga sate oseng bawang yang rasanya enak banget,” ungkapnya.

Roni saat diwawancara Rasika

BACA JUGA :

Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00 WIB, angkringan ini menawarkan nasi bakar, ayam gongso, aneka sate, area parkir luas, serta suasana nyaman dengan harga terjangkau untuk berbagai kalangan pengunjung.
Cerdik Baca Peluang di JLS, Kafi Raup Cuan Buka Angkringan Godong Lumbu
Kuliner sate kronyos menjadi daya tarik khas di Pasar Raya I Salatiga, disajikan oleh Asih Suminem sejak era 1950-an. Hidangan berbahan lemak dan jeroan ini diminati karena cita rasa unik, harga terjangkau, serta pengalaman makan autentik di tengah suasana pasar tradisional.
Sate Kronyos Khas Salatiga, Kuliner yang Bikin Kangen Harga Merakyat
Kuliner BUMBUM Dimsum hadir di Kota Salatiga dengan konsep dimsum sebagai lauk praktis bergizi. Dikelola Chilia, usaha ini berlokasi di Gendongan dan buka setiap hari. Mengutamakan bahan segar dengan dominasi daging ayam, BUMBUM Dimsum menawarkan menu variatif, siap santap dan frozen, untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.
BUMBUM Dimsum Hadir di Salatiga, Siap Manjakan Pecinta Kuliner asal Tiongkok
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini dihadirkan pemilik usaha untuk menawarkan pengalaman olahraga sekaligus kuliner premium dalam satu lokasi dengan tarif sewa lapangan dan harga durian tertentu.
Tren Baru Olahraga di Salatiga, Main Padel Sambil Makan Durian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar...
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas kawasan dengan aliran air jernih dari lereng Gunung Ungaran itu bermula dari konten yang dibuat Karang Taruna Desa Lerep bersama mahasiswa KKN UPGRIS dan UNNES.
Ini Dia Kalipangus, Obyek Wisata Dadakan yang Viral di Ungaran
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas...
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah membuka Seleksi Nasional Magang Jepang di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada 8–12 Juni 2026. Program kerja sama dengan IM Japan tersebut diikuti ratusan peserta sebagai upaya meningkatkan kompetensi, membuka peluang kerja internasional, sekaligus membentuk tenaga kerja berkarakter dan berdaya saing global.
LP Ma’arif NU Jateng Gelar Seleksi Nasional Magang Jepang, Buka Peluang Karier Global bagi Generasi Muda
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah membuka Seleksi Nasional Magang Jepang di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada 8–12 Juni 2026. Program kerja sama dengan IM Japan tersebut diikuti ratusan peserta sebagai...
Ada Jeritan dari Bangku Madrasah
Ada Jeritan dari Bangku Madrasah
Kepala MTs Aswaja Tengaran, Hafid Zaen Akhmad, mengkritisi peluncuran program Sekolah Rakyat yang dinilai berpotensi menambah pemborosan anggaran di tengah keterbatasan bantuan bagi madrasah swasta. Menurutnya,...
Pameran Gema Ujana Kolaborasi Soramata Pasar Tegalan Salatiga Sedot Pengunjung
Pameran Gema Ujana Kolaborasi Soramata Pasar Tegalan Salatiga Sedot Pengunjung
Pameran seni Gema Ujana digelar di Pasar Tegalan Tegalombo, Kelurahan Blotongan, Kota Salatiga, pada 5–7 Juni 2026 dengan menghadirkan kolaborasi musik, tari, pembatik, hingga empu keris. Komunitas Soramata...
Muat Lebih

POPULER

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved