URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah kendaraan dinas dan kendaraan pribadi ASN di kompleks Kantor Bupati Kabupaten Semarang kedapatan belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor saat sidak Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat (Gadis Pantura), Rabu (13/5/2026). Pemeriksaan mendadak dilakukan Samsat Ungaran bersama Pemkab Semarang untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Petugas Gabungan Dapati Kendaraan Dinas Pemkot Salatiga Nunggak Pajak Terparkir di Kantor Bupati Semarang

Petugas Gabungan Dapati Kendaraan Dinas Pemkot Salatiga Nunggak Pajak Terparkir di Kantor Bupati Semarang

Petugas Gabungan Dapati Kendaraan Dinas Pemkot Salatiga Nunggak Pajak Terparkir di Kantor Bupati Semarang

Petugas dari UPPD Samsat Ungaran mengaitkan flyer berisi informasi kendaraan belum dibayar PKB-nya di lokasi parkir Kantor Bupati Semarang, Rabu (13/5/2026). Foto: win
Petugas dari UPPD Samsat Ungaran mengaitkan flyer berisi informasi kendaraan belum dibayar PKB-nya di lokasi parkir Kantor Bupati Semarang, Rabu (13/5/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Sejumlah kendaraan dinas berpelat merah dan kendaraan pribadi milik aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang kedapatan belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) saat inspeksi mendadak yang digelar di lokasi parkir kompleks Kantor Bupati Semarang, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan bertajuk Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat (Gadis Pantura) itu merupakan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui UPPD Samsat Ungaran bersama Pemerintah Kabupaten Semarang untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.

Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Arief Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut menyasar kendaraan dinas pelat merah maupun kendaraan pribadi milik ASN yang berada di lingkungan perangkat daerah.

“Gadis Pantura adalah gerakan disiplin pajak untuk rakyat. Kegiatan ini bagian dari sinergitas pemerintah provinsi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang dalam optimalisasi pemungutan pajak kendaraan bermotor dan opsen PKB,” ujarnya.

Menurut Arief, pemeriksaan dilakukan terhadap lebih dari 100 kendaraan yang terparkir di kawasan Setda Kabupaten Semarang. Dari hasil sementara, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang belum membayar pajak, termasuk kendaraan dinas pelat merah.

“Ada kendaraan pelat merah yang ditemukan belum bayar pajak, tetapi bukan kendaraan dengan Samsat Kabupaten Semarang, dari Kota Salatiga,” katanya.

Selain kendaraan dinas, petugas juga menemukan beberapa kendaraan roda dua dan dua hingga tiga kendaraan roda empat yang pajaknya telah jatuh tempo. Meski demikian, Arief menegaskan kegiatan tersebut lebih mengedepankan pendekatan persuasif melalui pemberian peringatan berupa flyer yang ditempel pada kendaraan.

“Yang ditempel ini sifatnya imbauan agar segera melakukan pembayaran pajak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto mengatakan, metode operasi tempel-tempel (OTT) dinilai efektif untuk meningkatkan kepatuhan ASN dalam membayar pajak kendaraan.

“Memang kita menyasar pelat merah dan pelat hitam milik pegawai pemerintah. Setelah diberi tempelan pemberitahuan, biasanya ada penekanan dari pimpinan sehingga mereka langsung membayar pajak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap kegiatan Gadis Pantura selalu dibuatkan berita acara dan hasil temuan disampaikan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

“Berapa yang sudah bayar dan yang belum bayar nanti dilaporkan supaya pimpinan juga ikut melakukan penindakan kepada pegawainya,” katanya.

Menurut Dwi, kegiatan dilakukan secara mendadak agar kendaraan yang menunggak pajak tetap berada di lokasi pemeriksaan.

“Kalau dikabari jauh-jauh hari, biasanya kendaraan yang belum bayar pajak tidak dibawa atau disimpan di rumah,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved