URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kegiatan 1001 Pendaki Tanam Pohon ke-11 digelar Komunitas Salatiga Peduli di Bukit Delok, Getasan, Kabupaten Semarang, Januari 2025. Aksi ini melibatkan relawan dan warga untuk memulihkan kawasan terdampak kebakaran Merbabu melalui penanaman lebih dari seribu bibit pohon endemik, disertai edukasi konservasi dan kerja kolaboratif lintas pihak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

1001 Pendaki Tanam Pohon di Tajuk, Kecamatan Getasan

1001 Pendaki Tanam Pohon di Tajuk, Kecamatan Getasan

1001 Pendaki Tanam Pohon di Tajuk, Kecamatan Getasan

Aksi tanam pohon
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – 1001 PTP ke-11 ini diselenggarakan di Bukit Delok, Dusun Sokowolu, Kelurahan Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Bukit Delok menjadi salah satu area yang paling banyak terbakar dan vegetasinya rusak parah ketika terjadi kebakaran hutan di Gunung Merbabu.

Komunitas Salatiga Peduli didirikan tahun 2006 di Salatiga atas dasar kesamaan tujuan para pendirinya menjawab tantangan sosial dan kemanusiaan akibat meletusnya Gunung Merapi, Dalam situasi aman dan damai, salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pelestarian alam dengan Salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan dan menjadi budaya bagi para relawan dan pecinta alam adalah kegiatan “1001 Pendaki Tanam Pohon” yang dimulai sejak tahun 2014 telah dilaksanakan rutin tiap tahun serta menular ke berbagai Kota / Kabupaten dengan jutaan bibit dan ribuan orang terlibat dalam 1 dekade ini.

Purwanti Kusumaningtyas, Ketua Panitia penyelenggara, rangkaian kegiatan 1001 PTP ke-11 meneruskan tradisi yang sudah berjalan selama satu dekade, yaitu meliputi Bakti Sosial, Sarasehan dan diskusi tentang konservasi dan pelestarian alam, pentas seni di hari pertama. Di hari kedua, puncak acara penanaman diawali dengan apel relawan yang dilanjutkan dengan acara inti menanam lebih dari 1000 bibit pohon endemic merbabu yaitu Pohon Puspa, selain itu juga ada pohon kakao dan Africa yang akan dibagikan ke warga sekitar, semua Bibit ini adalah bantuan dari Yayasan Kayuwangi yang selalu mensupport konservasi di salatiga dan sekitarnya.

Ayub Rusyanto selaku Koordinator lapangan mengungkapkan bahwa panitia bekerjasama dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan perhelatan ini. Pada hari Minggu, 11 januari 2025 lebih dari 60 Orang dari warga Masyarakat sokowolu, Relawan dan Panitia Serta Pihak Taman Naional Gunung Merbabu telah melakukan kegiatan pra-tanam. Relawan dan warga serta panitia menyiapkan lebih dari 1000 lubang tanam bibit berikut acir sebagai penanda serta lokasi tanam serta lokasi Camp bagi peserta yang ingin menginap. Panitia dan warga membangun Toilet Darurat untuk membuat lokasi berkemah cukup ramah kepada peserta yang berasal dari berbagai kalangan.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga