URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bantuan terhadap 108 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kawasan Kota Salatiga Tahun 2022 senilai Rp 2,1 Miliar tersebut secara simbolis diserahkan oleh Penjabat(Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi bersama Ketua DPRD Dance Ishak Palit kepada dua perwakilan warga penerima bantuan, Senin (10/10).

Mbak Google

KABAR RASIKA

108 RTLH di Kota Salatiga Tahun 2022 Mendapatkan Anggaran Senilai Rp 2,1 Miliar

108 RTLH di Kota Salatiga Tahun 2022 Mendapatkan Anggaran Senilai Rp 2,1 Miliar

108 RTLH di Kota Salatiga Tahun 2022 Mendapatkan Anggaran Senilai Rp 2,1 Miliar

featured-img

Bantuan terhadap 108 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kawasan Kota Salatiga Tahun 2022 senilai Rp 2,1 Miliar. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Penjabat(Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi bersama Ketua DPRD Dance Ishak Palit kepada dua perwakilan warga penerima bantuan, Senin (10/10).

Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachamdi menjelaskan, bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot dengan DPRD Kota Salatiga untuk memberikan bantuan kepada RTLH, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Salatiga.

Sinoeng menambahkan bantuan tersebut dilakukan untuk mendorong pecepatan penanggulangan kemiskinan yang ada di Kota Salatiga. Menurutnya, poin yang diambil adalah variabel RTLH dan salah satu yang dilakukan melalui dana APBD yaitu penentuan stimulan rumah mandiri. “ Artinya saat kita memberikan bantuan akan didampingi fasilitator untuk membangun rumah yang layak huni, sehat, dan layak,” imbuhnya.

Sinoeng menegaksan bahwa pihaknya mendorong percepatan penuntasan pembangunan rumah tidak layak huni. “ Di tahun 2022 ini target kami adalah 108 unit rumah. Di tahun 2023 akan kita tambah lagi diatas 100 atau 200, maka akan nampak signifikasi dalam menurunkan angka kemiskinan di Salatiga. Dengan disertai variabel lainnya berupa mata pencaharian, pendapatan, tingkat kesehatan dan kelayakan rumah tinggal,” tegasnya.

Sementara Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan, bantuan ini merupakan stimulan dan hasil kolaborasi antara DPRD dan Pemkot Salatiga. “ Kita berharap di tahun 2026 masalah kemiskinan di Salatigabisa ditangani. Sehingga angkata kemiskinan di Salatiga yang mencapai 5 % bisa diturunkan menjadi 3 %,” ujarnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Salatiga Eny Endang Surtiani mengatakan, saat ini masih ada sekitar 3700-an rumah tidak layak huni. Untuk tahun 2022 ini bantuan untuk TRLH sebanyak 108 rumah.

Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk material masing-masing senilai Rp 18 juta dan juga untuk gaji pekerja ( tukang) sebesar Rp 2,3 juta. “ Ada tenaga fasilitator dan tenaga teknisnya, jadi yang dibutuhkan apa-apa, mereka yang merencanakan dan mengawasi juga,” jelasnya.

BACA JUGA :

Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved