KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

187 Calon Haji Asal Salatiga Batal Berangkat ke Tanah Suci

187 Calon Haji Asal Salatiga Batal Berangkat ke Tanah Suci

187 Calon Haji Asal Salatiga Batal Berangkat ke Tanah Suci

Kepala Kemenag Kota Salatiga Taufiqur Rahman

SALATIGA – Rasika FM,  Sedikitnya 187 orang calon jemaah haji asal Kota Salatiga, kembali batal berangkat ke Tanah Suci Makkah Saudi Arabia untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Kepala Kemenag Kota Salatiga Taufiqur Rahman mengatakan jamaah haji yang kembali batal untuk menunaikan ibadah haji merupakan jamaah terjadwal keberangkatan pada tahun 2020.

“Total ada 187 calon jamaah haji asal Salatiga masuk kuota keberangkatan tahun 1441 Hijriyah batal diberangkatkan. Mereka ini otomatis masuk pada antrean kuota tahun berikutnya,” terangnya.

Menurut Taufiq, mereka yang batal berangkat haji tahun ini terutama yang sudah melakukan pelunasan apabila ingin mengambil biaya tersebut status antreannya tidak gugur.

Ia menambahkan, pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun ini tidak lain karena situasi pandemi virus Corona (Covid-19) secara umum didunia belum mereda.

“Mereka ini yang tertunda akan diberangkatkan tahun 2022. Kepada mereka juga kami akan memberikan penjelasan, tetapi saya kira para jamaah juga sudah mendapatkan informasi lewat media,” katanya

Bagi calon jamaah haji yang mengambil setoran awal biaya keberangkatan haji karena batal dilaksanakan secara otomatis antreannya hangus. Apabila ingin kembali mendaftar harus melalui urutan berikutnya kurang lebih 28 tahun.

Taufiq menyatakan, apabila selama menunggu keberangkatan haji terdapat seorang jamaah meninggal dunia dibolehkan dilimpahkan kepada saudara, orangtua maupun lainnya.

“Keberangkatan menyesuaikan tahun porsinya atau antrean yang berjalan. Dari ratusan calon jamaah haji asal Salatiga, rata-rata belum mendapatkan vaksin Covid-19,” ujarnya

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memastikan pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M.

Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 yang malanda dunia, kesehatan, dan keselamatan jiwa jamaah lebih utama dan harus dikedepankan.

“Karena masih pandemi dan demi keselamatan jamaah, pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia,” paparnya (rief)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
Sebanyak 337 pembalap cilik berusia 2–9 tahun mengikuti Pushbike Salatiga Heavy Race pada Minggu (18/10/2026). Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera dan Sulawesi. Kompetisi sepeda tanpa pedal ini dibagi berdasarkan kelompok usia dan menjadi ajang untuk melatih keseimbangan, keberanian, konsentrasi, serta mental berkompetisi sejak dini.
Adu Cepat Pushbike, Ratusan Pembalap Cilik Serbu Salatiga
[pekok2]