[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Desember 12, 2023

Sony (22) dan Inayah (19), warga Kabupaten Pati, terpaksa dilaporkan ke petugas Polsek Bergas karena terlibat dalam pertengkaran yang mengganggu kenyamanan warga. Inayah, seorang pekerja yang menempati rumah kos di wilayah Desa Diwak, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, menjadi pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Kapolsek Bergas, AKP Wahyono, menjelaskan bahwa laporan aduan 110 Polres Semarang menyampaikan kejadian pertengkaran antara pria dan wanita di sebuah rumah kos pada Senin (11/12/2023) petang.
Terlibat Cekcok dan Ganggu Kenyamanan, Penghuni Kos di Bergas Dilaporkan ke Polisi
Sony (22) dan Inayah (19), warga Kabupaten Pati, terpaksa dilaporkan ke petugas Polsek Bergas karena terlibat dalam pertengkaran yang mengganggu kenyamanan warga. Inayah, seorang pekerja yang menempati...
Dalam upaya positif karya bakti TNI, Koramil 01 Sidomukti/Kodim 0714 Salatiga menginisiasi kegiatan bersih-bersih di Pasar Rejosari (Pasar Sapi Salatiga) pada Selasa (12/12/2023) pagi. Uniknya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan aparat lintas sektoral, tetapi juga melibatkan komunitas anak punk dan anak jalanan.
Karya Bakti TNI, Koramil Sidomukti Ajak Anak Punk Bersihkan Lingkungan Videotron Pasar Sapi Salatiga
Dalam upaya positif karya bakti TNI, Koramil 01 Sidomukti/Kodim 0714 Salatiga menginisiasi kegiatan bersih-bersih di Pasar Rejosari (Pasar Sapi Salatiga) pada Selasa (12/12/2023) pagi. Uniknya, kegiatan...
Dalam menghadapi musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang telah mengambil langkah-langkah antisipatif. Pemetaan daerah rawan dan upaya mitigasi termasuk di antaranya. Khususnya bagi masyarakat pedesaan, penggunaan kentongan dianggap efektif sebagai sarana komunikasi untuk memberikan peringatan bencana.
Kentongan Dinilai Efektif dalam Upaya Mitigasi Bencana Masyarakat Pedesaan
Dalam menghadapi musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang telah mengambil langkah-langkah antisipatif. Pemetaan daerah rawan dan upaya mitigasi termasuk di antaranya....
Walikota Semarang Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Perumahan Dinar Indah
Walikota Semarang Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Perumahan Dinar Indah
Dalam kunjungan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, ke proyek penanganan banjir di Perumahan Dinar Indah, terungkap bahwa pengerjaan tanggul dan bronjong di sepanjang sungai Kali Babon menjadi...
ejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Semarang memastikan komitmen dalam mengawal pembangunan di wilayah desa melalui program 'Jaksa Jaga Desa', dengan tujuan memastikan penggunaan dana desa sesuai aturan. Kepala Kejari Kabupaten Semarang, Theresia Tri Widorini, menyampaikan bahwa program ini memberikan kesadaran hukum kepada masyarakat desa, menjelaskan bahwa penegak hukum tidak menimbulkan ketakutan, melainkan memberikan masukan positif untuk memastikan pembangunan desa sesuai aturan.
Kawal Penggunaan Dana Desa, Kejari Kabupaten Semarang Aplikasikan Program Jaksa Jaga Desa
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Semarang memastikan komitmen dalam mengawal pembangunan di wilayah desa melalui program 'Jaksa Jaga Desa', dengan tujuan memastikan penggunaan dana desa sesuai aturan....

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting