KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

3 Mahasiswa Meninggal Usai Pesta Miras

3 Mahasiswa Meninggal Usai Pesta Miras

3 Mahasiswa Meninggal Usai Pesta Miras

Kapolres Salatiga Rahmad hidayat Saat jumpa pers terkait kematian 3 mahasiswa akibat Miras

RASIKAFM – Dalam jumpa Pers kepada media Jumat 12 Maret 2021 sore. Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, mahasiswa yang pertama meninggal dunia bernama OW (21) asal Timika yang kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom).

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=NdE8rpCmseI[/embedyt]

“Meninggal hari Rabu (10/3/2021) sekitar pukul 23.00 di RSUD Salatiga,” jelas kapolres.

Rahmad menambahkan korban meninggal karena kehilangan kesadaran sehingga mengalami sesak napas.

“Untuk korban ini, sudah dalam penerbangan untuk dimakamkan di tanah asalnya,” jelasnya.

Sementara korban kedua bernama RCK (24) dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UKSW.

Pasien meninggal dunia di RSUD Salatiga, Kamis (11/3/2021) pukul 14.35 WIB.

Menurut Rahmad, kedua pasien tersebut awalnya dilaporkan meninggal karena sakit. Namun karena ada rentetan kejadian, akhirnya polisi melakukan penyelidikan.

“Kita mendapat informasi bahwa lima hari lalu korban bersama rekan-rekannya yang berjumlah tujuh orang berkumpul bersama di kos serta melakukan pesta minuman keras aneka merk,” jelasnya.

Sedangkan korban ketiga bernama MMS (23), mahasiswa FiskomDia meninggal Jumat (12/3/2021) di RS Puri Asih.

Rahmad mengatakan, dari kejadian ini diamankan seorang penjual miras aneka merek luar negeri.

“Saat ini masih dalam penyidikan, untuk statusnya mengarah menjadi tersangka karena kelalaiannya menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” paparnya.

Sementara itu Pembantu Rektor III UKSW Andeka Rocky Tanaamah mengaku berduka atas kejadian ini.

“Kami sudah berulang kali mengingatkan bahwa miras adalah jalan menuju kegagalan, baik secara studi maupun kejadian lain yang lebih fatal,” paparnya ( rief)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]