URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mahasiswa KKN UNNES membuat 100 lubang biopori berbasis botol bekas di RT 01 RW 10 Noborejo, Salatiga, pada 27–28 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan mencegah banjir, mengelola sampah organik, dan mengurangi limbah plastik. Proses dilakukan lewat sosialisasi, gotong royong warga, serta inovasi daur ulang ramah lingkungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mahasiswa KKN UNNES Membuat Lubang Biopori Berbasis Botol Bekas di Kelurahan Noborejo Satiga

Mahasiswa KKN UNNES Membuat Lubang Biopori Berbasis Botol Bekas di Kelurahan Noborejo Satiga

Mahasiswa KKN UNNES Membuat Lubang Biopori Berbasis Botol Bekas di Kelurahan Noborejo Satiga

Mahasiswa KKN Unnes saat membuat lubang biopori di Noborejo
Mahasiswa KKN Unnes saat membuat lubang biopori di Noborejo
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan inovatif pembuatan lubang biopori dengan memanfaatkan botol bekas di RT 01 RW 10, Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mencegah bencana banjir, mengelola sampah organik, dan mempromosikan daur ulang limbah plastik sebagai solusi lingkungan berkelanjutan. Dengan pendekatan kreatif ini, mahasiswa KKN UNNES tidak hanya mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan ketahanan terhadap bencana.

Kelurahan Noborejo, seperti banyak wilayah perkotaan di Salatiga, sering menghadapi tantangan lingkungan berupa kekeringan pada musim kemarau. Lubang biopori, sebagai teknologi sederhana, telah terbukti efektif untuk meningkatkan resapan air dan mengelola sampah organik melalui pengomposan alami. Namun, mahasiswa KKN UNNES membawa inovasi baru dengan memanfaatkan botol bekas sebagai pengganti pipa konvensional dalam pembuatan lubang biopori, sekaligus mengurangi limbah plastik di lingkungan.

Inisiatif ini sejalan dengan tema KKN UNNES

Kegiatan pembuatan lubang biopori berbasis botol bekas dilaksanakan pada tanggal 27-28 Agustus 2025 di RT 01 RW 10, Kelurahan Noborejo. Sebanyak 11 mahasiswa KKN UNNES dari berbagai fakultas, seperti Teknik Mesin, Pendidikan, Ekonomi Bisnis , dan Ilmu Sosial, bekerja sama dengan warga setempat, tokoh masyarakat, dan pengurus RT/RW.

Inovasi utama dari kegiatan ini adalah penggunaan botol plastik bekas, seperti botol air mineral ukuran 1,5 liter, yang dimodifikasi sebagai pengganti pipa dalam pembuatan lubang biopori.

Tahapan pelaksanaan diawali dengan sosialisasi kepada warga tentang manfaat lubang biopori dan keunggulan penggunaan botol bekas. Mahasiswa menjelaskan bahwa botol bekas tidak hanya mengurangi limbah plastik, tetapi juga lebih ekonomis dibandingkan pipa PVC yang biasanya digunakan.

Selain itu, botol bekas memungkinkan fleksibilitas dalam pembuatan lubang biopori di berbagai jenis tanah, termasuk tanah keras yang sering ditemui di wilayah perkotaan. Sosialisasi ini dilakukan melalui diskusi kelompok, presentasi, dan demonstrasi langsung untuk memastikan warga memahami proses dan manfaatnya.

Setelah sosialisasi, mahasiswa dan warga bersama-sama menentukan lokasi strategis untuk lubang biopori, seperti halaman rumah, taman lingkungan, dan area terbuka di sekitar RT 01 RW 10. Proses pembuatan lubang dilakukan secara gotong royong, dengan mahasiswa memimpin penggalian menggunakan alat bor tanah sederhana.

Setiap lubang kemudian dilengkapi dengan botol bekas yang telah dimodifikasi, diisi dengan sampah organik seperti sisa makanan, daun kering, dan kulit buah untuk memulai proses pengomposan alami. Total, sebanyak 100 lubang biopori berbasis botol bekas berhasil dibuat selama dua hari pelaksanaan, menandai langkah signifikan dalam upaya pencegahan bencana banjir dan pengelolaan limbah di Noborejo.

Siswadi, Ketua RT 01 RW 10 menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif mahasiswa KKN UNNES. “Kami sangat mengapresiasi ide kreatif menggunakan botol bekas untuk lubang biopori. Ini tidak hanya membantu mencegah kekeringan, tetapi juga mengajarkan kami cara memanfaatkan sampah plastik secara produktif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa warga berkomitmen untuk memelihara lubang biopori dan mengumpulkan botol bekas untuk proyek serupa di masa depan.

Senada, Lurah Noborejo, Widhi Cahyo Prasetyo, menyatakan bahwa pendekatan berbasis daur ulang ini sejalan dengan program pemerintah kota untuk membangun ketahanan lingkungan.

“Inovasi lubang biopori dengan botol bekas adalah contoh nyata bagaimana solusi sederhana dapat memberikan dampak besar. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain,” katanya.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menghadiri peluncuran Indeks Kota Toleran 2025 oleh SETARA Institute di Jakarta, Rabu (22/4/2026), saat Salatiga kembali meraih peringkat pertama dengan skor 6,492. Capaian ini diraih melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta memperkuat nilai toleransi secara berkelanjutan.
Selamat! Salatiga Sandang Kota Paling Toleran di Indonesia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kesejahteraan warga terdampak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
TMJ Peduli, Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Akses Tol Pattimura
PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura....
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda...
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk...
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Petugas keamanan UKSW mengamankan lima orang yang diduga debt collector di area kampus Salatiga, Kamis (23/4/2026), setelah kedapatan memantau dan memotret kendaraan saat kampus ramai. Mereka dibawa ke...
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan...
Muat Lebih

POPULER

Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Sebanyak 85 siswa LPK Serbaindo Salatiga diwisuda di Laras Asri, Kamis (16/4/2026), di tengah meningkatnya peluang kerja ke Jepang. Lulusan bersertifikasi bahasa Jepang N3 diminati sektor caregiver, didorong perubahan visa kerja dan tingginya permintaan tenaga asing, dengan potensi gaji di atas Rp16 juta.
Kondisi Ekonomi Lesu, LPK Serbaindo Justru Sukses Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved