URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Memasuki musim liburan panjang (27.1.2025 sampai 29.1.2025) libur panjang Isra Miraj dan Imlek, saat berada dikota dingin Salatiga banyak wisata kuliner yang wajib dikunjungi. Bahkan kota kecil ini menawarkan berbagai wisata alam yang bisa jadi pilihan untuk berlibur.Salatiga memiliki kuliner legendaris yang bisa Anda coba.

Mbak Google

KABAR RASIKA

4 Kuliner Legendaris di Salatiga, perlu Dicoba Saat Liburan Imlek 2025

4 Kuliner Legendaris di Salatiga, perlu Dicoba Saat Liburan Imlek 2025

4 Kuliner Legendaris di Salatiga, perlu Dicoba Saat Liburan Imlek 2025

Foto dok IST
Sekoteng Ronde Jago
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Memasuki musim liburan panjang (27.1.2025 sampai 29.1.2025) libur panjang Isra Miraj dan Imlek, saat berada dikota dingin Salatiga banyak wisata kuliner yang wajib dikunjungi.
Bahkan kota kecil ini menawarkan berbagai wisata alam yang bisa jadi pilihan untuk berlibur.

Salatiga memiliki kuliner legendaris yang bisa Anda coba.

Berikut ini rekomendasi kuliner Salatiga yang bisa dicoba saat berlibur di Kota Salatiga.

1. Tumpeng Koyor Mbah Rakinem

Selanjutnya ada tumpang koyor Mbah Rakinem di Jalan Nakula Sadewo Sidomukti.

Tumpeng Koyor ini sudah berjualan sejak 1950.

Awalnya Mbah Rakinem berjualan dengan menggendong dagangannya berkeliling.

Kemudian ia mulai berjualan di rumah sejak 2009.

2. Bakso Babat Taman Sari

Bagi pecinta bakso, Anda wajib mencoba Bakso Babat Taman Sari di Jalan Diponegoro no 105.

Bakso ini sudah ada sejak 1965 dan menyedikan berbagai jenis bakso.

Seperti kikil, campur, bihun hingga pangsit.

3. Ronde Sekoteng Jago

Cuaca dingin Salatiga paling cocok menikmati wedang ronde.

Salah satu wedang ronde legendaris adalah Ronde Jago di Jalan Jendral Sudirman No 9, Salatiga, tepatnya dibelakang pos polisi.

Ronde ini sudah ada sejak 1964 dan telah dikelola secara turun temurun.

4. Kopi Babah Kacamata

Sedangkan bagi Anda yang suka kopi, Anda bisa mencoba Kopi Babah Kacamata di Jalan Kalinyamat No 16, Salatiga, Jawa Tengah.

Warung kopi ini sudah ada sejak 1965 dan didirikan oleh Warsono.

Caption

BACA JUGA :

Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00 WIB, angkringan ini menawarkan nasi bakar, ayam gongso, aneka sate, area parkir luas, serta suasana nyaman dengan harga terjangkau untuk berbagai kalangan pengunjung.
Cerdik Baca Peluang di JLS, Kafi Raup Cuan Buka Angkringan Godong Lumbu
Kuliner sate kronyos menjadi daya tarik khas di Pasar Raya I Salatiga, disajikan oleh Asih Suminem sejak era 1950-an. Hidangan berbahan lemak dan jeroan ini diminati karena cita rasa unik, harga terjangkau, serta pengalaman makan autentik di tengah suasana pasar tradisional.
Sate Kronyos Khas Salatiga, Kuliner yang Bikin Kangen Harga Merakyat
Kuliner BUMBUM Dimsum hadir di Kota Salatiga dengan konsep dimsum sebagai lauk praktis bergizi. Dikelola Chilia, usaha ini berlokasi di Gendongan dan buka setiap hari. Mengutamakan bahan segar dengan dominasi daging ayam, BUMBUM Dimsum menawarkan menu variatif, siap santap dan frozen, untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.
BUMBUM Dimsum Hadir di Salatiga, Siap Manjakan Pecinta Kuliner asal Tiongkok
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini dihadirkan pemilik usaha untuk menawarkan pengalaman olahraga sekaligus kuliner premium dalam satu lokasi dengan tarif sewa lapangan dan harga durian tertentu.
Tren Baru Olahraga di Salatiga, Main Padel Sambil Makan Durian
Makan siang di Pawon Tlogo, kawasan Horison Resort Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan pengalaman kuliner tradisional. Pengunjung menikmati masakan Jawa yang dimasak langsung di atas tungku kayu bakar pada Januari 2026, demi menjaga cita rasa autentik dan menghadirkan sensasi nostalgia melalui proses memasak cara lama.
Resep Rahasia di Atas Tungku, Manjakan Penikmat Kuliner di Pawon Tlogo Tuntang
Warung Makan Gule Mbah Djaeni menjadi kuliner legendaris yang dikelola generasi ketiga keluarga Roni Eka Bastian di gang Jalan Sukowati, Salatiga, sejak 1978. Tetap ramai dikunjungi hingga kini karena cita rasa rempah khas dan menu unik seperti gule goreng yang diolah segar setiap hari.
Warung Gule Mbah Djaeni 1978, Legendaris Kuliner di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara