URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 215 jemaah haji asal Kota Salatiga yang tergabung dalam Kloter 24 tiba dengan selamat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Kamis (11/6/2026) malam. Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan armada bus dan pengawalan kepolisian untuk proses penjemputan hingga kepulangan jemaah ke daerah asal.

Mbak Google

KABAR RASIKA

215 Jemaah Haji asal Salatiga Tiba di Pemkot dengan Selamat, Kamis Malam

215 Jemaah Haji asal Salatiga Tiba di Pemkot dengan Selamat, Kamis Malam

215 Jemaah Haji asal Salatiga Tiba di Pemkot dengan Selamat, Kamis Malam

Penyambutan jemaah haji Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kedatangan 215 jemaah haji asal Kota Salatiga yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 24 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Kamis (11/6/2026) malam akhirnya Tiba di Pemkot Salatiga dengan Selamat.

Seluruh jemaah yang kembali bersama rombongan dari Kabupaten Semarang dan Kota Semarang tiba di Tanah Air dengan selamat dan dalam kondisi sehat.

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji, Pemerintah Kota Salatiga memberangkatkan rombongan penjemput resmi dari Kantor Pemerintah Kota Salatiga menuju Asrama Haji Donohudan. Proses penjemputan didukung pengawalan kepolisian serta lima armada bus yang disiapkan untuk mengantarkan para jemaah kembali ke Kota Salatiga.

Setibanya di Asrama Haji Donohudan dari Bandara Adi Soemarmo, seluruh jemaah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis guna memastikan kondisi fisik mereka tetap prima setelah menempuh perjalanan panjang. Selanjutnya, para jemaah mengikuti prosesi penyerahan resmi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kepada pemerintah daerah di Gedung Musdalifah.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, Ulfa, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam kondisi baik.
“Alhamdulillah, pada hari ini, Kamis 11 Juni 2026, jemaah haji tiba di embarkasi dalam keadaan sehat dan satu kloter dalam kondisi utuh,” ujarnya.

Ulfa juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kota Salatiga dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Melalui Pemerintah Kota Salatiga, jemaah haji mendapatkan fasilitas yang memadai sejak keberangkatan hingga kepulangan. Sebanyak 215 jemaah yang tergabung dalam Kloter 24 dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar. Alhamdulillah, tidak ada kendala berarti dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Salatiga yang telah memberikan dukungan sehingga jemaah dapat berangkat dan kembali dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Suasana haru mewarnai penyambutan jemaah di Gedung Musdalifah. Pemerintah Kota Salatiga memastikan seluruh proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga para jemaah tiba kembali di titik tujuan akhir di Kota Salatiga. Kepulangan para tamu Allah ini menjadi momen penuh syukur bagi keluarga dan masyarakat yang telah menantikan kedatangan mereka setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

BACA JUGA :

Tunaikan Nazar Usai Haji, Warga Suruh Jalan Kaki 34 Kilometer dari Donohudan ke Rumah
Tunaikan Nazar Usai Haji, Warga Suruh Jalan Kaki 34 Kilometer dari Donohudan ke Rumah
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
Sebanyak 217 calon jemaah haji asal Kota Salatiga diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa (28/4/2026), namun satu jemaah tertunda karena belum memenuhi syarat kesehatan saat pemeriksaan di embarkasi, sehingga keberangkatannya ditunda demi keselamatan hingga dinyatakan layak.
Alasan Kesehatan, Satu Calhaj asal Salatiga Gagal Berangkat
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melepas 901 calon jemaah haji di Ungaran pada Jumat (17/4/2026) untuk diberangkatkan ke Tanah Suci mulai 25 April dalam enam kloter. Mayoritas jemaah lansia, sehingga diminta saling membantu selama ibadah, sementara pemerintah memastikan pelayanan optimal bagi seluruh peserta.
901 Calhaj Kabupaten Semarang Dilepas, Mayoritas Lansia Siap Berangkat ke Tanah Suci
Sebanyak 215 calon jamaah haji Kota Salatiga mengikuti vaksin polio dan meningitis gratis di Kantor Kementerian Haji & Umrah, Senin (7/4/2026), guna mencegah penyakit menular saat ibadah di Makkah dan Madinah. Program ini memprioritaskan lansia, termasuk jamaah tertua berusia 85 tahun yang akan berangkat pada 28 April 2026.
215 Calon Jamaah Haji Kota Salatiga ikuti Vaksin Polio & Meningitis
Peringatan HUT ke-60 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Sri Kukus Redjo Gunung Kalong berlangsung khidmat dan semarak dalam balutan doa bersama dan perayaan Laa Gwee Cap Kouw yang diikuti ratusan umat dari unsur Khonghucu, Buddha, dan Tao. Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan TITD Sri Kukus Redjo Gunung Kalong dan dipimpin oleh Ketua Yayasan, Tjoa Lie Lie, yang turut mengoordinasi rangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut digelar di Vihara Gunung Kalong, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Sabtu malam, 12 Juli 2025.
HUT ke-60 Vihara Gunung Kalong dan Laa Gwee Cap Kouw, Ratusan Umat Tri Dharma Doakan Perdamaian Indonesia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah