[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

PEKALONGAN – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mengecek pembagian BLT minyak goreng. Setelah Boyolali, kali ini Ganjar mengecek pembagian BLT minyak goreng di Kabupaten Pekalongan.

Lokasi yang ditinjau Ganjar adalah Aula Kecamatan Wonopronggo Kabupaten Pekalongan. Saat Ganjar datang, puluhan masyarakat sedang antre mendapatkan bantuan dari pemerintah itu.

“Sudah dapat bantuannya bu? Jangan buat beli pulsa atau beli rokok suami ya. Buat beli minyak goreng, beli beras dan beli kebutuhan pokok lain,” kata Ganjar menyapa masyarakat yang sedang antre mendapatkan bantuan.

Di Kabupaten Pekalongan tercatat sekitar 78.000 masyarakat penerima bantuan. Dari total itu, sudah 50 persen disalurkan.

‘Ada sekitar 78.000 penerima. Yang sudah kami salurkan sekitar 50 persen lebih. Kita akan terus kebut dan kami harapkan selesai pada 21 April nanti,” kata Pimpinan Kantor POS Pekalongan, Hari Pratama.

Hari mengatakan, sebenarnya pembagian BLT ditarget selesai pada tanggal 28 April. Namun pihaknya mengatakan akan mempercepat dan selesai lebih cepat dari itu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat sudah mulai menerima bantuan dari pemerintah.

“Dan saya senang, di Pekalongan ternyata kreatif. Jadi mereka yang mau ambil BLT divaksin dulu, dibooster dulu. Jadi ini ngiras-ngirus ya, mereka yang ambil bantuan sekalian dibooster. Dan ternyata tidak ada penolakan,” kata Ganjar.

Sampai saat ini lanjut dia, pembagian BLT minyak goreng di Jateng berjalan aman dan lancar. Dari pengecekan yang dilakukan, semuanya berjalan baik.

“Dan sampai hari ini belum ada yang komplain dalam pelaksanannya. Ya ada sih yang merasa bahwa tetangga saya dapat kok saya tidak. Ini lagi-lagi problem data, makanya dengan bantuan ini diharapkan sekaligus sebagai clearing house untuk kita mendata ulang siapa yang berhak mendapatkan,” ujarnya.

Ganjar juga berharap masyarakat bisa memanfaatkan bantuan itu dengan baik. Tujuan pemberian bantuan untuk dibelikan minyak goreng dan kebutuhan pokok lain yang mendesak.

“Ya mudah-mudahan bantuan ini manfaat dan bisa digunakan sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px