URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mengecek pembagian BLT minyak goreng. Setelah Boyolali, kali ini Ganjar mengecek pembagian BLT minyak goreng di Kabupaten Pekalongan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

featured-img

PEKALONGAN – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mengecek pembagian BLT minyak goreng. Setelah Boyolali, kali ini Ganjar mengecek pembagian BLT minyak goreng di Kabupaten Pekalongan.

Lokasi yang ditinjau Ganjar adalah Aula Kecamatan Wonopronggo Kabupaten Pekalongan. Saat Ganjar datang, puluhan masyarakat sedang antre mendapatkan bantuan dari pemerintah itu.

“Sudah dapat bantuannya bu? Jangan buat beli pulsa atau beli rokok suami ya. Buat beli minyak goreng, beli beras dan beli kebutuhan pokok lain,” kata Ganjar menyapa masyarakat yang sedang antre mendapatkan bantuan.

Di Kabupaten Pekalongan tercatat sekitar 78.000 masyarakat penerima bantuan. Dari total itu, sudah 50 persen disalurkan.

‘Ada sekitar 78.000 penerima. Yang sudah kami salurkan sekitar 50 persen lebih. Kita akan terus kebut dan kami harapkan selesai pada 21 April nanti,” kata Pimpinan Kantor POS Pekalongan, Hari Pratama.

Hari mengatakan, sebenarnya pembagian BLT ditarget selesai pada tanggal 28 April. Namun pihaknya mengatakan akan mempercepat dan selesai lebih cepat dari itu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat sudah mulai menerima bantuan dari pemerintah.

“Dan saya senang, di Pekalongan ternyata kreatif. Jadi mereka yang mau ambil BLT divaksin dulu, dibooster dulu. Jadi ini ngiras-ngirus ya, mereka yang ambil bantuan sekalian dibooster. Dan ternyata tidak ada penolakan,” kata Ganjar.

Sampai saat ini lanjut dia, pembagian BLT minyak goreng di Jateng berjalan aman dan lancar. Dari pengecekan yang dilakukan, semuanya berjalan baik.

“Dan sampai hari ini belum ada yang komplain dalam pelaksanannya. Ya ada sih yang merasa bahwa tetangga saya dapat kok saya tidak. Ini lagi-lagi problem data, makanya dengan bantuan ini diharapkan sekaligus sebagai clearing house untuk kita mendata ulang siapa yang berhak mendapatkan,” ujarnya.

Ganjar juga berharap masyarakat bisa memanfaatkan bantuan itu dengan baik. Tujuan pemberian bantuan untuk dibelikan minyak goreng dan kebutuhan pokok lain yang mendesak.

“Ya mudah-mudahan bantuan ini manfaat dan bisa digunakan sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga